saya masih muda, tapi rambut udah ubanan. mo semir koq ragu-ragu, akhirnya ubek-ubek di internet akhirnya dapat juga jawabannya. makin mantap untuk semir, berikut petikan pertanyaan dan jawabannya.
Pertanyaan :
apa hukumnya mencat rambut yang telah ber-uban dengan warna hitam sedangkan orang tersebut masih berusia relatif muda
Jawaban :
Assalamu alaikum wr.wb.
Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya kepada kita semua. Saudara, pertama-tama yang harus kita pahami bahwa menyemir rambut yang beruban hukumnya boleh bahkan dianjurkan. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Rasul saw.
Dalam sabda beliau, “Kaum Yahudi dan Nasrani tidak menyemir. Karena itu, berbedalah dengan mereka!” (Disebutkan dalam kitab Fath al-Bari). Hanya saja, warna apa yang boleh dipakai untuk menyemir rambut yang beruban itu? Bagi orang tua yang sudah memenuhi kepala dan jenggotnya, tidak sepantasnya menyemir dengan warna hitam. Karenanya, Nabi saw. Pernah berkata kepada Abu Quhafah (ayah Abu Bakar yang sudah lanjut usia), “Semirlah (warna uban) ini. Tapi hindari warna hitam!” (HR Muslim).
Sementara bagi mereka yang masih muda tidak apa-apa menyemir dengan warna hitam. Al-Imam al-Zuhri pernah berkata, “Kami dahulu menyemir dengan warna hitam bila wajahnya masih muda. Namun jika sudah keriput dan gigi sudah goyah, kami tidak menggunakannya lagi.”
Wallahu a’lam bish-shawab.
Wassalamu alaikum wr.wb.
Sumber : http://syariahonline.com/new_index.php/id/1/cn/23404
Friday, May 25, 2007
Saturday, May 12, 2007
Adab Bersin
Bersin merupakan salah satu aktivitas yg pernah kita lakukan, baik dilakukan dg sengaja maupun tidak sengaja. Bersin yg disengaja misalnya jika kita merasa gatal hidung, maka jika kita gosok2 hidung kita, cepat atau lambat kita akan bersin. Sedangkan bersin yg tidak disengaja misalnya karena sakit alergi atau saat kita melihat kilauan cahaya (ini juga bisa mengakibatkan bersin).
Dalam beberapa literatur kesehatan, aku dapati bahwa bersin merupakan salah satu cara tubuh untuk mengeluarkan virus/bakteri/’bibit penyakit’.
Islam, sebagai agama yg lengkap, juga mengatur aturan tentang bersin ini. Subhanalloh…ini menunjukkan bahwa Islam BUKAN AGAMA BUATAN MANUSIA (MUHAMMAD)…MELAINKAN NYATA DITURUNKAN DARI ALLOH SWT…!!!
Nah, bagaimana sih adab/etika bersin itu? Tidak sedikit dari kita, ketika melihat ada saudara kita bersin, malah ditertawakan…bahkan diejek dan diolok-olok. Tentu saja hal ini tidak tepat…atau bahkan bisa dikatakan kurang beretika (secara Islami, tentunya). Karena Rasululloh SAW tidak mencontohkan demikian (mengejek dan mengolok). Lantas bagaimana adab bersin dalam Islam?
Mari kita perhatikan hadits riwayat Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:“Jika salah seorang dari kalian bersin, hendaklah ia mengucapkan ‘Alhamdulillah (Segala puji bagi ALLOH)’ dan saudaranya atau orang yang bersamanya mengatakan kepadanya ‘Yarhamukallah (Semoga ALLOH memberikan rahmat-Nya kepadamu)’. Jika salah seorang mengucapkan ‘Yarhamukallah’, maka orang yang bersin tersebut hendaklah menjawab ‘Yahdiikumullah wayushlih baalakum (Semoga ALLOH SWT memberikanmu petunjuk dan memperbaiki keadaanmu).”
Dari hadits di atas, kita bisa perhatikan bahwa Islam MENGHARGAI orang yg bersin…dan orang yg mendengarnya. Mereka saling mendoakan keselamatan dan keberkahan kepada saudaranya, baik yg bersin maupun yg mendengar bersin tersebut.
Semoga kita bisa lebih baik dalam menghadapi bersin, baik ketika bersin maupun melihat/mendengar orang bersin. Hal ini dikarenakan sesungguhnya BERSIN adalah NIKMAT dari ALLOH SWT…terlihat dari ucapan yg dilontarkan…ALHAMDULILLAH…tanda bersyukur.
Yuk, mari kita lebih beretika (Islami) dalam bersin.
Dalam beberapa literatur kesehatan, aku dapati bahwa bersin merupakan salah satu cara tubuh untuk mengeluarkan virus/bakteri/’bibit penyakit’.
Islam, sebagai agama yg lengkap, juga mengatur aturan tentang bersin ini. Subhanalloh…ini menunjukkan bahwa Islam BUKAN AGAMA BUATAN MANUSIA (MUHAMMAD)…MELAINKAN NYATA DITURUNKAN DARI ALLOH SWT…!!!
Nah, bagaimana sih adab/etika bersin itu? Tidak sedikit dari kita, ketika melihat ada saudara kita bersin, malah ditertawakan…bahkan diejek dan diolok-olok. Tentu saja hal ini tidak tepat…atau bahkan bisa dikatakan kurang beretika (secara Islami, tentunya). Karena Rasululloh SAW tidak mencontohkan demikian (mengejek dan mengolok). Lantas bagaimana adab bersin dalam Islam?
Mari kita perhatikan hadits riwayat Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:“Jika salah seorang dari kalian bersin, hendaklah ia mengucapkan ‘Alhamdulillah (Segala puji bagi ALLOH)’ dan saudaranya atau orang yang bersamanya mengatakan kepadanya ‘Yarhamukallah (Semoga ALLOH memberikan rahmat-Nya kepadamu)’. Jika salah seorang mengucapkan ‘Yarhamukallah’, maka orang yang bersin tersebut hendaklah menjawab ‘Yahdiikumullah wayushlih baalakum (Semoga ALLOH SWT memberikanmu petunjuk dan memperbaiki keadaanmu).”
Dari hadits di atas, kita bisa perhatikan bahwa Islam MENGHARGAI orang yg bersin…dan orang yg mendengarnya. Mereka saling mendoakan keselamatan dan keberkahan kepada saudaranya, baik yg bersin maupun yg mendengar bersin tersebut.
Semoga kita bisa lebih baik dalam menghadapi bersin, baik ketika bersin maupun melihat/mendengar orang bersin. Hal ini dikarenakan sesungguhnya BERSIN adalah NIKMAT dari ALLOH SWT…terlihat dari ucapan yg dilontarkan…ALHAMDULILLAH…tanda bersyukur.
Yuk, mari kita lebih beretika (Islami) dalam bersin.
HUAWEI EC321 on Linux
So what do you do after two days of non-sleep and a 5 hour party? You try to make your recently acquired gadget to work on linux :) I wish I was kidding!
It all started due to a cow orker "borrowing" the team laptop and somehow loading it upto the brim with spyware And Gopal trying to browse on it. within 12 minutes we were booting linux.
I had just procured a Tata Indicom cdma data card as replacement for my now broken reliance cdma card. Since the reliance junk would never work on linux. I was rubbing my hands in anticipation on my way back home.
Out with the reasons and on to the quest.
After a few Google queries we ran into a few helpful Chinese characters. Even though we couldn't read any chinese ... the commands were all in plain old ASCII.
So, if you do a
$cat /proc/bus/usb/devices
$sudo modprobe usbserial vendor=0x12d1 product=0x1001
you should be able to see /dev/ttyUSB0 /dev/ttyUSB1. If you're not using udev. you can
#mknod /dev/ttyUSB0 c 188 0
#mknod /dev/ttyUSB1 c 188 1
Congratulations, you are now the proud configurer of a modem. And, it's time to pull an old cat out of the bag. wvdial :)
cat > /etc/wvdial.conf
[Modem0]
Modem = /dev/ttyUSB0
Baud = 115200
SetVolume = 0
Dial Command = ATDT
Init1 = ATZ
FlowControl = Hardware (CRTSCTS)
[Dialer cdma]
Username = username
Password = *******
Phone = #777
Stupid Mode = 1
Inherits = Modem0
And then do a wvdial cdma and say hello to Intraweb 2,0TM
But we didnt just stop there, Mr Gopal is too lazy to type modprobe everytime he boots the comp, and so should be you. :D
So, As a little gift to our chinese fellows we give you a set of hotplug scripts.
cat > /etc/hotplug/usb/datacard.usermap
# Huawei EC321 CDMA data card
datacard 0x0003 0x12d1 0x1001 0x0000 0x0000 0x00 0x00 0x00 0x00 0x00 0x00 0x00000000
The first three numbers are important here, if you noticed when we did a cat /proc/bus/usb/devices grep -a2 -b1 Huawei it looked like,
1565-P: Vendor=12d1 ProdID=1001 Rev= 0.00
1603:S: Manufacturer=Huawei Technologies
1643:S: Product=Huawei Mobile
1686-S: SerialNumber=HUAWEI EC3X1
0x12d1 and 0x1001 is just the vendor and device identifier (duh!), So much for the linux is difficult. We just like to make it look confusing :D notice the useless 0x0000 padding that follows, reserved for future use and confusing all present grey matter.
Now that we have found the device we should be able to hotplug it. the script below should do just fine.
cat > /etc/hotplug/usb/datacard
#!/bin/bash
SED=/bin/sed
#/usr/bin/env > /tmp/datacard.log
if [ "$ACTION" = "add" ] && [ -f "$DEVICE" ]
then
VENDOR="`echo "$PRODUCT" $SED "s/^\(.*\)\/.*\/.*$/\1/"`";
PRODUCT_ID="`echo "$PRODUCT" $SED "s/^.*\/\(.*\)\/.*$/\1/"`";
modprobe usbserial "vendor=0x$VENDOR" "product=0x$PRODUCT_ID"
fi
Make sure you do a chmod +x /etc/hotplug/usb/datacard .
The above script is simply finding out the same vendor and device ID automagically ;) and doing a modprobe with it.
At this point you should stop your wvdial, proudly take out the card, push it back in and just do a wvdial again.
It should Just WorkTM.
this article was taken from Mailing List (thanks for the author)
It all started due to a cow orker "borrowing" the team laptop and somehow loading it upto the brim with spyware And Gopal trying to browse on it. within 12 minutes we were booting linux.
I had just procured a Tata Indicom cdma data card as replacement for my now broken reliance cdma card. Since the reliance junk would never work on linux. I was rubbing my hands in anticipation on my way back home.
Out with the reasons and on to the quest.
After a few Google queries we ran into a few helpful Chinese characters. Even though we couldn't read any chinese ... the commands were all in plain old ASCII.
So, if you do a
$cat /proc/bus/usb/devices
$sudo modprobe usbserial vendor=0x12d1 product=0x1001
you should be able to see /dev/ttyUSB0 /dev/ttyUSB1. If you're not using udev. you can
#mknod /dev/ttyUSB0 c 188 0
#mknod /dev/ttyUSB1 c 188 1
Congratulations, you are now the proud configurer of a modem. And, it's time to pull an old cat out of the bag. wvdial :)
cat > /etc/wvdial.conf
[Modem0]
Modem = /dev/ttyUSB0
Baud = 115200
SetVolume = 0
Dial Command = ATDT
Init1 = ATZ
FlowControl = Hardware (CRTSCTS)
[Dialer cdma]
Username = username
Password = *******
Phone = #777
Stupid Mode = 1
Inherits = Modem0
And then do a wvdial cdma and say hello to Intraweb 2,0TM
But we didnt just stop there, Mr Gopal is too lazy to type modprobe everytime he boots the comp, and so should be you. :D
So, As a little gift to our chinese fellows we give you a set of hotplug scripts.
cat > /etc/hotplug/usb/datacard.usermap
# Huawei EC321 CDMA data card
datacard 0x0003 0x12d1 0x1001 0x0000 0x0000 0x00 0x00 0x00 0x00 0x00 0x00 0x00000000
The first three numbers are important here, if you noticed when we did a cat /proc/bus/usb/devices grep -a2 -b1 Huawei it looked like,
1565-P: Vendor=12d1 ProdID=1001 Rev= 0.00
1603:S: Manufacturer=Huawei Technologies
1643:S: Product=Huawei Mobile
1686-S: SerialNumber=HUAWEI EC3X1
0x12d1 and 0x1001 is just the vendor and device identifier (duh!), So much for the linux is difficult. We just like to make it look confusing :D notice the useless 0x0000 padding that follows, reserved for future use and confusing all present grey matter.
Now that we have found the device we should be able to hotplug it. the script below should do just fine.
cat > /etc/hotplug/usb/datacard
#!/bin/bash
SED=/bin/sed
#/usr/bin/env > /tmp/datacard.log
if [ "$ACTION" = "add" ] && [ -f "$DEVICE" ]
then
VENDOR="`echo "$PRODUCT" $SED "s/^\(.*\)\/.*\/.*$/\1/"`";
PRODUCT_ID="`echo "$PRODUCT" $SED "s/^.*\/\(.*\)\/.*$/\1/"`";
modprobe usbserial "vendor=0x$VENDOR" "product=0x$PRODUCT_ID"
fi
Make sure you do a chmod +x /etc/hotplug/usb/datacard .
The above script is simply finding out the same vendor and device ID automagically ;) and doing a modprobe with it.
At this point you should stop your wvdial, proudly take out the card, push it back in and just do a wvdial again.
It should Just WorkTM.
this article was taken from Mailing List (thanks for the author)
Step by Step : Antena Kaleng
--- semua material tulisan dan foto adalah copyleft ---
Penulis: M. Salahuddien (pataka@lintaslangit.net)
Workshop: Andi Fauzi Firdaus (andi@lintaslangit.net)
Dokumentasi: Erwan Noor (ewank@arema.web.id)
Antena Wave Guide sebenarnya bukanlah antena, karena dia tidak melakukan penguatan melainkan hanya “mengarahkan” pancaran signal radio agar lebih fokus. Efek dari refleksi material dan fokus ini memang akhirnya menghasilkan “semacam penguatan”, namun itu bukanlah isu utama desain dari “antena” ini.
Desain antena yang sesungguhnya benar-benar memperhitungkan pencapaian semaksimal mungkin efek refleksi dan fokus demi menghasilkan “penguatan pancaran” sebagai isu utamanya. Antena Wave guide modifikasi, (misalnya dengan Cone atau Reflector) adalah sebuah eksperimentasi untuk mencapai desain antena yang sesungguhnya.
1. Baca beberapa teori di web berikut (dengan beberapa variasi) :
a. Contoh: http://www.turnpoint.net/wireless/cantennahowto.html
b. Dimensi kaleng: http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php
c. Panduan & modifikasi Cone: http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2.html
d. Tinggi Wave Guide: http://www.csgnetwork.com/antennawncalc.html
e. Detail Teori dan contoh: http://flakey.info/antenna/waveguide
f. Teori dan praktek: http://www.lincomatic.com/wireless/index.html
g. Teori perbandingan: http://www.swisswireless.org/wlan_calc_en.html
h. Referensi: http://www.king.igs.net/~karc/projects/antenna.htm
i. Informasi lain: http://www.google.com atau http://www.dogpile.com keyword: 2.4 ghz homebrew antenna
2. Membeli kaleng dengan profil dimensi yang sesuai (dalam contoh, kaleng bekas Quaker Outmeal, kaleng susu ukuran 400 gr, Twister Stick Snack, kaleng buah produk china)
5. Mengukur profil (diameter & panjang/tinggi) kaleng, masukkan ke kalkulator web untuk menentukan titik wave guide dan penguatannya
6. Mengukur jarak titik wave guide dari dasar antena (gunakan kalkulator web)
7. Menyiapkan N Female Panel Mount connector dan membuat Wave Guide sesuai hasil kalkulasi dimensi kaleng dan frekuensi
8. Ukur dan bor titik wave guide dan lubang baut dudukan N Female Panel Mount connector
9. Mengupas inner tembaga kabel CNT/LMR-200 (50 Ohm) untuk Wave Guide
10. Solder tembaga inner Wave Guide ke N Female Panel Mount connector
11. Pasang Wave Guide yang sudah tersolder di N Female Panel Mount connector ke lubang titik Wave Guide di kaleng
12. Baut N Female Panel Mount connector ke kaleng dan tutup dengan rubber silicon sebagai pelindung dari kebocoran air
13. Bor dasar kaleng untuk memasang klem mounting ke tower atau dudukan antena. Solusi lain menggunakan besi plat untuk stang kaleng (lihat foto)
14. Memotong kabel RG-8 9913/CNT/LMR-400 (50 Ohm) untuk jumper dengan panjang kelipatan 11,5 cm (lihat rumus perhitungan cable balancing)
15. Pasangkan N Male atau N Female connector (sesuai kebutuhan) ke jumper
16. Lindungi sambungan connector dengan rubber silicon dan selang bakar
Penulis: M. Salahuddien (pataka@lintaslangit.net)
Workshop: Andi Fauzi Firdaus (andi@lintaslangit.net)
Dokumentasi: Erwan Noor (ewank@arema.web.id)
Antena Wave Guide sebenarnya bukanlah antena, karena dia tidak melakukan penguatan melainkan hanya “mengarahkan” pancaran signal radio agar lebih fokus. Efek dari refleksi material dan fokus ini memang akhirnya menghasilkan “semacam penguatan”, namun itu bukanlah isu utama desain dari “antena” ini.
Desain antena yang sesungguhnya benar-benar memperhitungkan pencapaian semaksimal mungkin efek refleksi dan fokus demi menghasilkan “penguatan pancaran” sebagai isu utamanya. Antena Wave guide modifikasi, (misalnya dengan Cone atau Reflector) adalah sebuah eksperimentasi untuk mencapai desain antena yang sesungguhnya.
1. Baca beberapa teori di web berikut (dengan beberapa variasi) :
a. Contoh: http://www.turnpoint.net/wireless/cantennahowto.html
b. Dimensi kaleng: http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php
c. Panduan & modifikasi Cone: http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2.html
d. Tinggi Wave Guide: http://www.csgnetwork.com/antennawncalc.html
e. Detail Teori dan contoh: http://flakey.info/antenna/waveguide
f. Teori dan praktek: http://www.lincomatic.com/wireless/index.html
g. Teori perbandingan: http://www.swisswireless.org/wlan_calc_en.html
h. Referensi: http://www.king.igs.net/~karc/projects/antenna.htm
i. Informasi lain: http://www.google.com atau http://www.dogpile.com keyword: 2.4 ghz homebrew antenna
2. Membeli kaleng dengan profil dimensi yang sesuai (dalam contoh, kaleng bekas Quaker Outmeal, kaleng susu ukuran 400 gr, Twister Stick Snack, kaleng buah produk china)
5. Mengukur profil (diameter & panjang/tinggi) kaleng, masukkan ke kalkulator web untuk menentukan titik wave guide dan penguatannya6. Mengukur jarak titik wave guide dari dasar antena (gunakan kalkulator web)
7. Menyiapkan N Female Panel Mount connector dan membuat Wave Guide sesuai hasil kalkulasi dimensi kaleng dan frekuensi
8. Ukur dan bor titik wave guide dan lubang baut dudukan N Female Panel Mount connector
9. Mengupas inner tembaga kabel CNT/LMR-200 (50 Ohm) untuk Wave Guide10. Solder tembaga inner Wave Guide ke N Female Panel Mount connector
11. Pasang Wave Guide yang sudah tersolder di N Female Panel Mount connector ke lubang titik Wave Guide di kaleng
12. Baut N Female Panel Mount connector ke kaleng dan tutup dengan rubber silicon sebagai pelindung dari kebocoran air
13. Bor dasar kaleng untuk memasang klem mounting ke tower atau dudukan antena. Solusi lain menggunakan besi plat untuk stang kaleng (lihat foto)14. Memotong kabel RG-8 9913/CNT/LMR-400 (50 Ohm) untuk jumper dengan panjang kelipatan 11,5 cm (lihat rumus perhitungan cable balancing)
15. Pasangkan N Male atau N Female connector (sesuai kebutuhan) ke jumper
16. Lindungi sambungan connector dengan rubber silicon dan selang bakar
17. Test antena dengan teknik War Driving dengan software Site Survey seperti Netstumbler: http://www.netstumbler.com/downloads
18. Sebelum melakukan instalasi gunakan perhitungan berikut untuk menentukan kondisi Link Budget Calculator: http://www.satsig.net/link-budget.htm
19. Software untuk kalkulasi site survey: http://www.cplus.org/rmw/english1.html
20. Bandingkan gain antena Wave Guide dengan antena eksisting link yang ada
21. Pasang antena di tower/pipa dan lakukan pointing sampai maksimal dan siap digunakan. Perhatikan aspek cuaca untuk keselamatan antena dan radio.
18. Sebelum melakukan instalasi gunakan perhitungan berikut untuk menentukan kondisi Link Budget Calculator: http://www.satsig.net/link-budget.htm
19. Software untuk kalkulasi site survey: http://www.cplus.org/rmw/english1.html
20. Bandingkan gain antena Wave Guide dengan antena eksisting link yang ada
21. Pasang antena di tower/pipa dan lakukan pointing sampai maksimal dan siap digunakan. Perhatikan aspek cuaca untuk keselamatan antena dan radio.
Antena lain:
Omnidirectional: http://wireless.gumph.org/articles/homemadeomni.html
Modifikasi: http://www.lincomatic.com/wireless/homebrewant.html
Colinear Antenna: http://www.lincomatic.com/wireless/collinear.html
Tin Can Yagi: http://www.netscum.com/~clapp/wireless.html
Tin Can Yagi (Overview): http://www.oreillynet.com/cs/weblog/view/wlg/448
15 dbi Yagi Antenna: http://www.andrewhakman.dhs.org/yagi
Lightning Protector: http://www.geocities.com/n2uhc/lightningarrestors.html
Modifikasi Long Range: http://pmc.gs/riset/wl
Wireless Project: http://nocat.net
Komunitas:
IndoWLI: http://www.indowli.or.id
Seattle Wireless: http://www.seattlewireless.net
Mailing list: indowli-subscribe@yahoogroups.com
Frekuensi dan Channel 2.4 Ghz:
Channel 01 Frekuensi 2.412 MHz
Channel 02 Frekuensi 2.417 MHz
Channel 03 Frekuensi 2.422 MHz
--- Non overlap 22 Mhz space ---
Channel 04 Frekuensi 2.427 MHz
Channel 05 Frekuensi 2.432 MHz
Channel 06 Frekuensi 2.437 MHz
Channel 07 Frekuensi 2.442 MHz
Channel 08 Frekuensi 2.447 MHz
--- Non overlap 22 Mhz space ---
Channel 09 Frekuensi 2.452 MHz
Channel 10 Frekuensi 2.457 MHz
Channel 11 Frekuensi 2.462 MHz
Omnidirectional: http://wireless.gumph.org/articles/homemadeomni.html
Modifikasi: http://www.lincomatic.com/wireless/homebrewant.html
Colinear Antenna: http://www.lincomatic.com/wireless/collinear.html
Tin Can Yagi: http://www.netscum.com/~clapp/wireless.html
Tin Can Yagi (Overview): http://www.oreillynet.com/cs/weblog/view/wlg/448
15 dbi Yagi Antenna: http://www.andrewhakman.dhs.org/yagi
Lightning Protector: http://www.geocities.com/n2uhc/lightningarrestors.html
Modifikasi Long Range: http://pmc.gs/riset/wl
Wireless Project: http://nocat.net
Komunitas:
IndoWLI: http://www.indowli.or.id
Seattle Wireless: http://www.seattlewireless.net
Mailing list: indowli-subscribe@yahoogroups.com
Frekuensi dan Channel 2.4 Ghz:
Channel 01 Frekuensi 2.412 MHz
Channel 02 Frekuensi 2.417 MHz
Channel 03 Frekuensi 2.422 MHz
--- Non overlap 22 Mhz space ---
Channel 04 Frekuensi 2.427 MHz
Channel 05 Frekuensi 2.432 MHz
Channel 06 Frekuensi 2.437 MHz
Channel 07 Frekuensi 2.442 MHz
Channel 08 Frekuensi 2.447 MHz
--- Non overlap 22 Mhz space ---
Channel 09 Frekuensi 2.452 MHz
Channel 10 Frekuensi 2.457 MHz
Channel 11 Frekuensi 2.462 MHz
Wednesday, April 11, 2007
Membuat DropDownMenu dgn Ms Access
Pada kebanyakan program yang beredar, menu-nya selalu tampak lebih mudah diakses karena menggunakan teknik DropDownMenu. Di VB pembuatan dropdownmenu relatif mudah, namun jika kita ingin menggunakannya di Ms Access tentu lain lagi caranya. Mau tau caranya, ikuti tips berikut ini :
- Buat sebuah tombol menu dengan Button atur properti name menjadi Tombol1
- pada event onClick masukkan kode VBA berikut :
private sub Tombol1_click()
me.combo1.setfocus
me.combo1.dropdown
end sub
- letakkan sebuah combo box (Combo1) dan atur posisi, lebar dan tingginya segaris dengan Tombol1
- atur properti-nya sebagai berikut :
RowSourceType = ValueList
RowSource = “Action1”;”Action2”;”Action3”
- untuk memanggil sub menu, buat di VBA Code dan ketik code berikut :
private sub Tombol1_AfterUpdate()
select case combo1.text
case “Action1”
docmd.[obyek]
case “Action2”
docmd.[obyek]
case “Action3”
docmd.[obyek]
end select
Good Luck !!!
- Buat sebuah tombol menu dengan Button atur properti name menjadi Tombol1
- pada event onClick masukkan kode VBA berikut :
private sub Tombol1_click()
me.combo1.setfocus
me.combo1.dropdown
end sub
- letakkan sebuah combo box (Combo1) dan atur posisi, lebar dan tingginya segaris dengan Tombol1
- atur properti-nya sebagai berikut :
RowSourceType = ValueList
RowSource = “Action1”;”Action2”;”Action3”
- untuk memanggil sub menu, buat di VBA Code dan ketik code berikut :
private sub Tombol1_AfterUpdate()
select case combo1.text
case “Action1”
docmd.[obyek]
case “Action2”
docmd.[obyek]
case “Action3”
docmd.[obyek]
end select
Good Luck !!!
Wednesday, March 21, 2007
Ruqyah Syar'iyah
Muqaddimah
Kajian ini diperuntukkan bagi seluruh umat Islam, baik sebagai rooqi (yang meruqyah) maupun sebagai mustarqi (yang minta diruqyah). Sehingga diharapkan tidak terjadi penyimpangan dalam praktek ruqyah yang dilakukannya.
Dalam hal ini, umat diharapkan bisa bersikap proporsional dalam menyikapi jin dan aktifitasnya, sehingga tidak jatuh pada sikap berlebih-lebihan dan juga tidak jatuh pada sikap menafikan. Lebih dari itu, diharapkan bahwa terapi ruqyah yang dilakukan tidak keluar dari frame dakwah Islam. Karena sejatinya bahwa Ruqyah Syar’iyah merupakan bagian dari syumuliyah Islam yang dapat digunakan sebagai wasail dakwah.
Pengobatan ruqyah sebenarnya sudah ada semenjak masa Jahiliyah. Kemudian setelah ajaran Islam datang, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menetapkan ruqyah yang dibolehkan secara Syari’ah. Kemudian seiring dengan perkembangan di lapangan, maka pengobatan ini sekarang marak kembali, karena banyaknya masyarakat yang berinteraksi dengan jin, tukang sihir, dukun dan segala hal yang berbau misitik.
Pengobatan ruqyah kemudian meluas ke seluruh Jawa bahkan sekarang merambah ke luar Jawa. Sistem Pengobatan Ruqyah menjamur dimana-mana, bahkan masuk ke media televisi. Realitas ini tentu saja sangat menggembirakan, karena ada satu lagi sarana yang dapat digunakan untuk dakwah. Namun demikian, kondisi euforia ini jika tidak dikontrol dan dikendalikan akan mengarah pada penyimpangan-penyimpangan Syariah baik disadari ataupun tidak.
Ruqyah dan Kedudukannya dalam Islam
Ruqyah adalah sebuah terapi dengan membacakan jampi-jampi. Sedangkan Ruqyah Syar’iyah yaitu sebuah terapi syar’i dengan cara membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan do’a-do’a perlindungan yang bersumber dari sunnah Rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam. Ruqyah syar’iyah dilakukan oleh seorang muslim, baik untuk tujuan penjagaan dan perlindungan diri sendiri atau orang lain, dari pengaruh buruk pandangan mata manusia dan jin (al-ain) kesurupan, pengaruh sihir, gangguan kejiwaan, dan berbagai penyakit fisik dan hati. Ruqyah juga bertujuan untuk melakukan terapi pengobatan dan penyembuhan bagi orang yang terkena salah satu diantara jenis-jenis gangguan dan penyakit tersebut.
Ruqyah adalah terapi atau pengobatan yang sudah ada di masa jahiliyah. Dan ketika Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam diutus menjadi Rasulullah, maka ditetapkanlah Ruqyah yang dibolehkan dalam Islam. Allah menurunkan surat al-Falaq dan An-Naas salah satu fungsinya sebagai pencegahan dan terapi bagi orang beriman yang terkena sihir. Diriwayatkan oleh ‘Aisyah bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa membaca kedua surat tersebut dan meniupkannya pada kedua telapak tangannya, mengusapkan pada kepala dan wajah dan anggota badannya. Dari Abu Said bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dahulu senantiasa berlindung dari pengaruh mata jin dan manusia, ketika turun dua surat tersebut, maka mengganti dengan keduanya dan meninggalkan yang lainnya” (HR At-Tirmidzi).
Berkata Ibnu Hajar al-Atsqalani dalam Fathul Bari (10/70),” Pengobatan cara nabi tidak diragukan kemampuan menyembuhkannya karena datang dari wahyu”. Berkata Ibnul Qoyyim dalam kitab as-Shahihul Burhan, “Al-Qur’an adalah tempat kesembuhan yang sempurna dari semua penyakit hati dan semua penyakit dunia dan akhirat. Jika Allah tidak menyembuhkan anda dengan al-Qur’an, maka Allah tidak akan menyembuhkan anda dengan yang lainnya”.
Sedangkan yang terkait langsung dengan landasan ruqyah disebutkan dalam beberapa hadits, di antaranya:
وعن أبي سعيد الخدري رضي اللّه عنه قال: "كنّا في مسير لنا فنـزلنا، فجاءت جارية فقالت: إنَّ سيّد الحي سليم (أي لديغ) وإنَّ نفرنا غُيَّب فهل منكم راق؟ فقام معها رجل ما كنا نأبنه (ما كنا نأبنه: أي نعيبه أو نتهمه) برقيه، فرقاه فبرأ، فأمر له بثلاثين شاة، وسقانا لبناً، فلما رجع قلنا له: أكنت تحسن؟ أو كنت ترقي؟ قال: لا، ما رقيتُ إلاّ بأم الكتاب، قلنا: لا تحدثوا شيئاً حتى نأتي أو نسأل رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم فلما قدمنا المدينة ذكرناه للنبي صلى اللّه عليه وسلم فقال: "وما كان يدريه أنها رُقْية؟ إقسموا واضربوا لي بسهم" (رواه البخاري ومسلم (
Dari Abu Said al-Khudri ra berkata, “ Ketika kami sedang dalam suatu perjalanan, kami singgah di suatu tempat. Datanglah seorang wanita dan berkata, “ Sesunggunhya pemimpin kami terkena sengatan, sedangkan sebagian kami sedang tidak ada. Apakah ada diantara kalian yang biasa meruqyah?” Maka bangunlah seoarng dari kami yang tidak diragukan kemampaunnya tentang ruqyah. Dia meruqyah dan sembuh. Kemudian dia diberi 30 ekor kambing dan kami mengambil susunya. Ketika peruqyah itu kembali, kami bertanya, ”Apakah Anda bisa? Apakah Anda meruqyah?“ Berkata, ”Tidak, saya tidak meruqyah kecuali dengan Al-Fatihah.” Kami berkata,“Jangan bicarakan apapun kecuali setelah kita mendatangi atau bertanya pada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika sampai di Madinah, kami ceritakan pada nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam Dan beliau berkata, “ Tidakkah ada yang tahu bahwa itu adalah ruqyah? Bagilah (kambing itu) dan dan jadikan saya satu bagian.” (HR Bukhari dan Muslim)
عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الأَشْجَعِيِّ قَالَ: كُنَّا نَرْقِي فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللهِ كَيْفَ تَرَى فِي ذَلِكَ؟
فَقَالَ: "اعْرِضُوا علَيَّ رُقَاكُمْ، لاَ بَأْسَ بِالرُّقَى مَا لَمْ يَكُنْ فِيهِ شِرْكٌ".
Dari Auf bin Malik al-Asyja’i berkata, ”Dahulu kami meruqyah di masa jahiliyah, dan kami bertanya, “ Wahai Rasulullah bagaimana pendapatmu?” Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Perlihatkan padaku ruqyah kalian. Tidak apa-apa dengan ruqyah jika tidak ada syiriknya.” (HR Muslim)
أخبرنا مالك، أخبرنا يحيى بن سعيد، أخبرتني عَمْرة: أن أبا بكر دخل على عائشة رضي اللّه عنهما وهي تشتكي ، ويهودية تَرْقيها، فقال: ارقيها بكتاب اللّه.
قال محمد: وبهذا نأخذ. لا بأسَ بالرُّقى بما كان في القرآن، وما كان من ذكر اللّه، فأما ما كان لا يعرف من كلام فلا ينبغي أن يُرقَى به.
Dari Amrah, bahwa Abu Bakar masuk rumah ‘Aisyah ra. dan dia mengadu, sedangkan seorang wanita Yahudi sedang meruqyahnya. Abu Bakar berkata, ”Lakukanlah ruqyah dengan kitab Allah.” Berkata Muhammad bin Al-Hasan, ”Dengan ini kami berpendapat. Tidak apa-apa dengan ruqyah selagi memakai Al-Qur’an dan Dzikrullah. Sedangkan jika ruqyah dengan perkataan yang tidak dikenal, maka tidak boleh.”
Hukum Ruqyah
Para ulama berpendapat bahwa pada dasarnya ruqyah secara umum dilarang, kecuali ruqyah syariah. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
إن الرقى والتمائم والتولة شرك
“Sesungguhnya ruqyah (mantera), tamimah (jimat) dan tiwalah (pelet) adalah kemusyrikan.” (HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Al-Hakim).
من تعلق شيئا وكل إليه
"Barangsiapa menggantungkan sesuatu, maka dirinya akan diserahkan kepadanya." (HR Ahmad, Tirmidzi, Abu Dawud dan Al-Hakim)
عن عِمْرَان قَالَ: قَالَ نَبِيّ اللّهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- : يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتِي سَبْعُونَ أَلْفاً بِغَيْرِ حِسَابٍ" قَالُوا: وَمَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللّهِ؟ قَالَ: "هُمُ الّذِينَ لاَ يَكْتَوُونَ، وَلاَ يَتَطَيَّرُونَ وَلاَ يَسْتَرْقُونَ وَعَلَى رَبّهِمْ يَتَوَكّلُونَ
Dari Imran berkata, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,” Akan masuk surga dari umatku 70 ribu dengan tanpa hisab”. Sahabat bertanya, “Siapa mereka wahai Rasulullah ?” Rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,” Mereka adalah orang yang tidak berobat dengan kay (besi), tidak minta diruqyah dan mereka bertawakkal pada Allah”. (HR Bukhari dan Muslim).
Para ulama banyak membicarakan hadits ini, diantaranya yang terkait dengan ruqyah. Ulama sepakat bahwa ruqyah secara umum dilarang, kecuali tidak ada unsur syiriknya. Dan mereka juga sepakat membolehkan ruqyah syar’iyah, yaitu membacakan al-Qur’an dan doa’do’a ma’tsurat lainnya untuk penjagaan dan menyembuhkan penyakit. Disebutkan dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi syarh kitab Sunan at-Tirmidzi, integrasi dari hukum ruqyah adalah bahwa jika ruqyah dengan tidak menggunakan Asma Allah, sifat-sifat-Nya, firman-Nya dalam kitab-kitab suci, atau tidak menggunakan bahasa Arab dan menyakini bahwa itu bermanfaat, maka tidak diragukan lagi itu bagian dari bersandar pada ruqyah. Oleh karenannya itu dilarang. Dalam konteks inilah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan dalam haditsnya:
ما توكل من استرقى
”Tidaklah bertawakkal orang yang minta diruqyah.” (HR At-Tirmidzi)
Adapun yang selain itu, seperti berlindung dengan Al-Qur’an, Asma Allah Ta’ala dan ruqyah yang telah diriwayatkan (dalam hadits), maka itu tidak dilarang. Dan dalam konteks ini Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada orang yang meruqyah dengan Al-Qur’an dan mengambil upah :
من أخذ برقية باطل فقد أخذت برقية حق". وأما قوله عليه الصلاة والسلام: لا برقية إلا من عين أو حمة، فمعناه لا رقية أولى وأنفع منهما
”Orang mengambil ruqyah dengan batil, sedang saya mengambil ruqyah dengan benar.” (HR At-Tirmidzi)
Imam Hasan Al-Banna berkata, “Jimat, mantera, guna-guna, ramalan, perdukunan, penyingkapan perkara ghaib dan sejenisnya merupakan kemungkaran yang wajib diperangi, kecuali ruqyah (mantera) dari ayat-ayat Al-Qur’an atau ruqyah ma’tsurah (dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam).”
Praktek Ruqyah
Secara umum ruqyah terbagi menjadi dua, ruqyah sesuai dengan nilai-nilai Syariah dan ruqyah yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Syariah.
Adapaun ruqyah sesuai Syari’ah harus sesuai dengan dhawabit syari’ah, yaitu:
1. Bacaan ruqyah berupa ayat-ayat al-Qur'an dan do’a atau wirid dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam
2. Do'a yang dibacakan jelas dan diketahui maknanya.
3. Berkeyakinan bahwa ruqyah tidak berpengaruh dengan sendirinya, tetapi dengan takdir Allah SWT.
4. Tidak isti'anah (minta tolong) kepada jin (atau yang lainnya selain Allah).
5. Tidak menggunakan benda-benda yang menimbulkan syubhat dan syirik.
6. Cara pengobatan harus sesuai dengan nilai-nilai Syari'ah, khususnya dalam penanganan pasien lawan jenis.
7. Orang yang melakukan terapi harus memiliki kebersihan aqidah, akhlak yang terpuji dan istiqomah dalam ibadah.
Sehingga ruqyah yang tidak sesuai dengan dhawabit atau kriteria di atas dapat dikatakan sebagai ruqyah yang tidak sesuai dengan Syari’ah.
Di bawah ini beberapa contoh ruqyah dan pengobatan yang tidak sesuai Syariah:
1. Memenuhi permintaan jin.
2. Ruqyah yang dibacakan oleh tukang sihir.
3. Bersandar hanya pada ruqyah, bukan pada Allah.
4. Mencampuradukan ayat-ayat Al-Qur’an dengan bacaan lain yang tidak diketahui artinya.
5. Meminta bantuan pada jin
6. Bersumpah kepada jin
7. Ruqyah dengan menggunakan sesajen
8. Ruqyah dengan menggunakan alat yang dapat mengarah ke syirik dan bid’ah
9. Memenjarakan jin dan menyiksanya.
Ruqyah Dzatiyah
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam berbagai kesempatan menyampaikan kepada para sahabatnya untuk melakukan ruqyah dzatiyah, yaitu seorang mukmin melakukan penjagaan terhadap diri sendiri dari berbagai macam gangguan jin dan sihir. Hal ini lebih utama dari meminta diruqyah orang lain. Dan pada dasarnya setiap orang beriman dapat melakukan ruqyah dzatiyah. Berkata Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Fatawa,” Sesungguhnya tauhid yang lurus dan benar yang dimiliki seorang muslim adalah senjata untuk mengusir syetan”.
Beberapa hadits di bawah adalah anjuran Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam kepada orang beriman untuk melakukan ruqyah dzatiyah
"من قرأ آية الكرسي في دبر الصلاة المكتوبة كان في ذمة الله إلى الصلاة الأخرى"
“Siapa yang membaca ayat Al-Kursi setelah shalat wajib, maka dalam perlindungan Allah sampai shalat berikutnya” (HR At-Tabrani).
عن عبد الله بن خُبَيْبٍ عن أَبيهِ قالَ: "خَرَجْنَا في لَيْلَةٍ مَطِيرَةٍ وظُلْمَةٍ شَدِيدَةٍ نَطْلُبُ رَسُولَ الله صلى الله عليه وسلم يُصَلّي لَنَا قالَ فأَدْرَكْتُهُ فقالَ: قُلْ. فَلَمْ أَقُلْ شَيْئاً. ثُمّ قالَ: قُلْ فَلَمْ أَقُلْ شَيْئاً. قالَ قُلْ فَقُلْتُ مَا أقُولُ قال قُلْ: قُلْ {هُوَ الله أَحَدٌ} وَالمُعَوّذَتَيْنِ حِينَ تُمْسِي وتُصْبِحُ ثَلاَثَ مَرّاتٍ تَكْفِيكَ مِنْ كُلّ شَيْء".
Dari Abdullah bin Khubaib dari bapaknya berkata, ”Kami keluar di suatu malam, kondisinya hujan dan sangat gelap, kami mencari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengimami kami, kemudian kami mendapatkannya.” Rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam berkata,” Katakanlah”. “ Saya tidak berkata sedikitpun”. Kemudian berkata, “Katakanlah.” “Sayapun tidak berkata sepatahpun.” “Katakanlah, ”Saya berkata, ”Apa yang harus saya katakan?“ Rasul, ”Katakanlah, qulhuwallahu ahad dan al-mu’awidzatain ketika pagi dan sore tiga kali, niscaya cukup bagimu dari setiap gangguan.” (HR Abu Dawud, At-tirmidzi dan an-Nasa’i)
من قرأ آيتين من آخر سورة البقرة في ليلة كفتاه
“ Siapa yang membaca dua ayat dari akhir surat Al-Baqarah setiap malam, maka cukuplah baginya.” (Muttafaqun ‘alaihi)
مَنْ نَزَلَ مَنْزلاً ثُمَّ قالَ: أعُوذُ بِكَلِماتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرّ مَا خَلَقَ، لَم يَضُرُّهُ شَيْءٌ حَتى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذلكَ".
“Siapa yang turun di suatu tempat, kemudian berkata, ‘A’udzu bikalimaatillahit taammaati min syarri maa khalaq’, niscaya tidak ada yang mengganggunya sampai ia pergi dari tempat itu.” (HR Muslim)
Oleh karena itu bagi orang beriman harus senantiasa melakukan ruqyah dzatiyah dalam kesehariannya. Hal-hal yang harus dilakukan dengan ruqyah dzatiyah adalah:
1. Memperbanyak dzikir dan do’a yang ma’tsur dari Nabi SAW, khususnya setiap pagi, sore dan setelah selesai shalat wajib.
2. Membaca Al-Qur’an rutin setiap hari
3. Meningkatkan ibadah dan pendekatan diri dengan Allah.
4. Menjauhi tempat-tempat maksiat
5. Mengikuti majelis ta’lim dan duduk bersama orang-orang shalih.
Mengambil Upah dari Ruqyah
Para ulama sepakat membolehkan mengambil upah dari mengobati dengan cara ruqyah syar’iyah. Bahkan dalam hadits terkenal tentang para sahabat yang meruqyah kepala suku yang terkena bisa ular, Abu Sa’id Al-Khudri berkata, “ Saya tidak bersedia meruqyah sampai kalian memberiku upah”. Sehingga dalam kitab shahih Al-Bukhari, salah satunya memasukkan hadits ini dalam bab al-ijarah. Dalam ujung hadits Abu Said Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إقسموا واضربوا لي بسهم
“Bagilah (upah itu), dan masukan aku dalam satu bagian.”
Sedangkan terkait dengan menjadikan pengobatan ruqyah sebagai usaha rutin dan tafarrugh, maka hukumnya sama dengan mengambil upah dari pengobatan yang lainnya. Hal ini karena pengobatan secara ruqyah membutuhkan waktu yang cukup dan dilakukan secara profesional. Begitu juga para peruqyah dituntut untuk senantiasa meningkatkan ilmu dan keikhlasan/ketaqwaannya.
Syekh Abdullah bin Baaz dalam kumpulan ceramah yang berjudul liqo-al ahibbah memfatwakan bolehnya tafarrugh dalam pengobatan ruqyah, beliau beralasan karena terkait dengan maslahat syar’iyat. Demikian juga fatwa syekh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Liqo-ul qurra membolehkan tafarrugh dalam pengobatan ruqyah.
Namun demikian karena pengobatan ruqyah adalah bagian dari fardhu kifayah dan kebutuhan ummat, maka sebaiknya jangan dijadikan sarana komersial atau bisnis murni, demikian halnya dengan penyelenggaraan janaiz, khutbah, imam shalat, adzan dan iqomah, mengajarkan Al-Qur’an, bimbingan haji dll.
Kesimpulan
1. Ruqyah Syar’iyah mempunyal landasan dan dalil yang kuat dalam Islam
2. Pengobatan ruqyah syar’iyah hendaknya menjadi bagian dari dakwah Islam.
3. Dibolehkan mengambil upah dari pengobatan ruqyah syar’iyah. Sedangkan tafarrugh dalam hal ini diukur dari konteks kemashlahatan syar’iyah dan dakwah.
4. Pengobatan dilakukan sesuai dengan gejala penyakit pasien dengan tahapan sebagai berikut:
• Ruqyah Dzatiyah
• Memeriksakan ke dokter
• Jika Ruqyah dzatiyah dan terapi medis tidak berhasil, maka dapat diruqyah dengan bantuan orang lain.
source : www.asysyariah.com
Kajian ini diperuntukkan bagi seluruh umat Islam, baik sebagai rooqi (yang meruqyah) maupun sebagai mustarqi (yang minta diruqyah). Sehingga diharapkan tidak terjadi penyimpangan dalam praktek ruqyah yang dilakukannya.
Dalam hal ini, umat diharapkan bisa bersikap proporsional dalam menyikapi jin dan aktifitasnya, sehingga tidak jatuh pada sikap berlebih-lebihan dan juga tidak jatuh pada sikap menafikan. Lebih dari itu, diharapkan bahwa terapi ruqyah yang dilakukan tidak keluar dari frame dakwah Islam. Karena sejatinya bahwa Ruqyah Syar’iyah merupakan bagian dari syumuliyah Islam yang dapat digunakan sebagai wasail dakwah.
Pengobatan ruqyah sebenarnya sudah ada semenjak masa Jahiliyah. Kemudian setelah ajaran Islam datang, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menetapkan ruqyah yang dibolehkan secara Syari’ah. Kemudian seiring dengan perkembangan di lapangan, maka pengobatan ini sekarang marak kembali, karena banyaknya masyarakat yang berinteraksi dengan jin, tukang sihir, dukun dan segala hal yang berbau misitik.
Pengobatan ruqyah kemudian meluas ke seluruh Jawa bahkan sekarang merambah ke luar Jawa. Sistem Pengobatan Ruqyah menjamur dimana-mana, bahkan masuk ke media televisi. Realitas ini tentu saja sangat menggembirakan, karena ada satu lagi sarana yang dapat digunakan untuk dakwah. Namun demikian, kondisi euforia ini jika tidak dikontrol dan dikendalikan akan mengarah pada penyimpangan-penyimpangan Syariah baik disadari ataupun tidak.
Ruqyah dan Kedudukannya dalam Islam
Ruqyah adalah sebuah terapi dengan membacakan jampi-jampi. Sedangkan Ruqyah Syar’iyah yaitu sebuah terapi syar’i dengan cara membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan do’a-do’a perlindungan yang bersumber dari sunnah Rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam. Ruqyah syar’iyah dilakukan oleh seorang muslim, baik untuk tujuan penjagaan dan perlindungan diri sendiri atau orang lain, dari pengaruh buruk pandangan mata manusia dan jin (al-ain) kesurupan, pengaruh sihir, gangguan kejiwaan, dan berbagai penyakit fisik dan hati. Ruqyah juga bertujuan untuk melakukan terapi pengobatan dan penyembuhan bagi orang yang terkena salah satu diantara jenis-jenis gangguan dan penyakit tersebut.
Ruqyah adalah terapi atau pengobatan yang sudah ada di masa jahiliyah. Dan ketika Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam diutus menjadi Rasulullah, maka ditetapkanlah Ruqyah yang dibolehkan dalam Islam. Allah menurunkan surat al-Falaq dan An-Naas salah satu fungsinya sebagai pencegahan dan terapi bagi orang beriman yang terkena sihir. Diriwayatkan oleh ‘Aisyah bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa membaca kedua surat tersebut dan meniupkannya pada kedua telapak tangannya, mengusapkan pada kepala dan wajah dan anggota badannya. Dari Abu Said bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dahulu senantiasa berlindung dari pengaruh mata jin dan manusia, ketika turun dua surat tersebut, maka mengganti dengan keduanya dan meninggalkan yang lainnya” (HR At-Tirmidzi).
Berkata Ibnu Hajar al-Atsqalani dalam Fathul Bari (10/70),” Pengobatan cara nabi tidak diragukan kemampuan menyembuhkannya karena datang dari wahyu”. Berkata Ibnul Qoyyim dalam kitab as-Shahihul Burhan, “Al-Qur’an adalah tempat kesembuhan yang sempurna dari semua penyakit hati dan semua penyakit dunia dan akhirat. Jika Allah tidak menyembuhkan anda dengan al-Qur’an, maka Allah tidak akan menyembuhkan anda dengan yang lainnya”.
Sedangkan yang terkait langsung dengan landasan ruqyah disebutkan dalam beberapa hadits, di antaranya:
وعن أبي سعيد الخدري رضي اللّه عنه قال: "كنّا في مسير لنا فنـزلنا، فجاءت جارية فقالت: إنَّ سيّد الحي سليم (أي لديغ) وإنَّ نفرنا غُيَّب فهل منكم راق؟ فقام معها رجل ما كنا نأبنه (ما كنا نأبنه: أي نعيبه أو نتهمه) برقيه، فرقاه فبرأ، فأمر له بثلاثين شاة، وسقانا لبناً، فلما رجع قلنا له: أكنت تحسن؟ أو كنت ترقي؟ قال: لا، ما رقيتُ إلاّ بأم الكتاب، قلنا: لا تحدثوا شيئاً حتى نأتي أو نسأل رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم فلما قدمنا المدينة ذكرناه للنبي صلى اللّه عليه وسلم فقال: "وما كان يدريه أنها رُقْية؟ إقسموا واضربوا لي بسهم" (رواه البخاري ومسلم (
Dari Abu Said al-Khudri ra berkata, “ Ketika kami sedang dalam suatu perjalanan, kami singgah di suatu tempat. Datanglah seorang wanita dan berkata, “ Sesunggunhya pemimpin kami terkena sengatan, sedangkan sebagian kami sedang tidak ada. Apakah ada diantara kalian yang biasa meruqyah?” Maka bangunlah seoarng dari kami yang tidak diragukan kemampaunnya tentang ruqyah. Dia meruqyah dan sembuh. Kemudian dia diberi 30 ekor kambing dan kami mengambil susunya. Ketika peruqyah itu kembali, kami bertanya, ”Apakah Anda bisa? Apakah Anda meruqyah?“ Berkata, ”Tidak, saya tidak meruqyah kecuali dengan Al-Fatihah.” Kami berkata,“Jangan bicarakan apapun kecuali setelah kita mendatangi atau bertanya pada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika sampai di Madinah, kami ceritakan pada nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam Dan beliau berkata, “ Tidakkah ada yang tahu bahwa itu adalah ruqyah? Bagilah (kambing itu) dan dan jadikan saya satu bagian.” (HR Bukhari dan Muslim)
عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ الأَشْجَعِيِّ قَالَ: كُنَّا نَرْقِي فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللهِ كَيْفَ تَرَى فِي ذَلِكَ؟
فَقَالَ: "اعْرِضُوا علَيَّ رُقَاكُمْ، لاَ بَأْسَ بِالرُّقَى مَا لَمْ يَكُنْ فِيهِ شِرْكٌ".
Dari Auf bin Malik al-Asyja’i berkata, ”Dahulu kami meruqyah di masa jahiliyah, dan kami bertanya, “ Wahai Rasulullah bagaimana pendapatmu?” Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Perlihatkan padaku ruqyah kalian. Tidak apa-apa dengan ruqyah jika tidak ada syiriknya.” (HR Muslim)
أخبرنا مالك، أخبرنا يحيى بن سعيد، أخبرتني عَمْرة: أن أبا بكر دخل على عائشة رضي اللّه عنهما وهي تشتكي ، ويهودية تَرْقيها، فقال: ارقيها بكتاب اللّه.
قال محمد: وبهذا نأخذ. لا بأسَ بالرُّقى بما كان في القرآن، وما كان من ذكر اللّه، فأما ما كان لا يعرف من كلام فلا ينبغي أن يُرقَى به.
Dari Amrah, bahwa Abu Bakar masuk rumah ‘Aisyah ra. dan dia mengadu, sedangkan seorang wanita Yahudi sedang meruqyahnya. Abu Bakar berkata, ”Lakukanlah ruqyah dengan kitab Allah.” Berkata Muhammad bin Al-Hasan, ”Dengan ini kami berpendapat. Tidak apa-apa dengan ruqyah selagi memakai Al-Qur’an dan Dzikrullah. Sedangkan jika ruqyah dengan perkataan yang tidak dikenal, maka tidak boleh.”
Hukum Ruqyah
Para ulama berpendapat bahwa pada dasarnya ruqyah secara umum dilarang, kecuali ruqyah syariah. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
إن الرقى والتمائم والتولة شرك
“Sesungguhnya ruqyah (mantera), tamimah (jimat) dan tiwalah (pelet) adalah kemusyrikan.” (HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Al-Hakim).
من تعلق شيئا وكل إليه
"Barangsiapa menggantungkan sesuatu, maka dirinya akan diserahkan kepadanya." (HR Ahmad, Tirmidzi, Abu Dawud dan Al-Hakim)
عن عِمْرَان قَالَ: قَالَ نَبِيّ اللّهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- : يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتِي سَبْعُونَ أَلْفاً بِغَيْرِ حِسَابٍ" قَالُوا: وَمَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللّهِ؟ قَالَ: "هُمُ الّذِينَ لاَ يَكْتَوُونَ، وَلاَ يَتَطَيَّرُونَ وَلاَ يَسْتَرْقُونَ وَعَلَى رَبّهِمْ يَتَوَكّلُونَ
Dari Imran berkata, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,” Akan masuk surga dari umatku 70 ribu dengan tanpa hisab”. Sahabat bertanya, “Siapa mereka wahai Rasulullah ?” Rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,” Mereka adalah orang yang tidak berobat dengan kay (besi), tidak minta diruqyah dan mereka bertawakkal pada Allah”. (HR Bukhari dan Muslim).
Para ulama banyak membicarakan hadits ini, diantaranya yang terkait dengan ruqyah. Ulama sepakat bahwa ruqyah secara umum dilarang, kecuali tidak ada unsur syiriknya. Dan mereka juga sepakat membolehkan ruqyah syar’iyah, yaitu membacakan al-Qur’an dan doa’do’a ma’tsurat lainnya untuk penjagaan dan menyembuhkan penyakit. Disebutkan dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi syarh kitab Sunan at-Tirmidzi, integrasi dari hukum ruqyah adalah bahwa jika ruqyah dengan tidak menggunakan Asma Allah, sifat-sifat-Nya, firman-Nya dalam kitab-kitab suci, atau tidak menggunakan bahasa Arab dan menyakini bahwa itu bermanfaat, maka tidak diragukan lagi itu bagian dari bersandar pada ruqyah. Oleh karenannya itu dilarang. Dalam konteks inilah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan dalam haditsnya:
ما توكل من استرقى
”Tidaklah bertawakkal orang yang minta diruqyah.” (HR At-Tirmidzi)
Adapun yang selain itu, seperti berlindung dengan Al-Qur’an, Asma Allah Ta’ala dan ruqyah yang telah diriwayatkan (dalam hadits), maka itu tidak dilarang. Dan dalam konteks ini Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada orang yang meruqyah dengan Al-Qur’an dan mengambil upah :
من أخذ برقية باطل فقد أخذت برقية حق". وأما قوله عليه الصلاة والسلام: لا برقية إلا من عين أو حمة، فمعناه لا رقية أولى وأنفع منهما
”Orang mengambil ruqyah dengan batil, sedang saya mengambil ruqyah dengan benar.” (HR At-Tirmidzi)
Imam Hasan Al-Banna berkata, “Jimat, mantera, guna-guna, ramalan, perdukunan, penyingkapan perkara ghaib dan sejenisnya merupakan kemungkaran yang wajib diperangi, kecuali ruqyah (mantera) dari ayat-ayat Al-Qur’an atau ruqyah ma’tsurah (dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam).”
Praktek Ruqyah
Secara umum ruqyah terbagi menjadi dua, ruqyah sesuai dengan nilai-nilai Syariah dan ruqyah yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Syariah.
Adapaun ruqyah sesuai Syari’ah harus sesuai dengan dhawabit syari’ah, yaitu:
1. Bacaan ruqyah berupa ayat-ayat al-Qur'an dan do’a atau wirid dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam
2. Do'a yang dibacakan jelas dan diketahui maknanya.
3. Berkeyakinan bahwa ruqyah tidak berpengaruh dengan sendirinya, tetapi dengan takdir Allah SWT.
4. Tidak isti'anah (minta tolong) kepada jin (atau yang lainnya selain Allah).
5. Tidak menggunakan benda-benda yang menimbulkan syubhat dan syirik.
6. Cara pengobatan harus sesuai dengan nilai-nilai Syari'ah, khususnya dalam penanganan pasien lawan jenis.
7. Orang yang melakukan terapi harus memiliki kebersihan aqidah, akhlak yang terpuji dan istiqomah dalam ibadah.
Sehingga ruqyah yang tidak sesuai dengan dhawabit atau kriteria di atas dapat dikatakan sebagai ruqyah yang tidak sesuai dengan Syari’ah.
Di bawah ini beberapa contoh ruqyah dan pengobatan yang tidak sesuai Syariah:
1. Memenuhi permintaan jin.
2. Ruqyah yang dibacakan oleh tukang sihir.
3. Bersandar hanya pada ruqyah, bukan pada Allah.
4. Mencampuradukan ayat-ayat Al-Qur’an dengan bacaan lain yang tidak diketahui artinya.
5. Meminta bantuan pada jin
6. Bersumpah kepada jin
7. Ruqyah dengan menggunakan sesajen
8. Ruqyah dengan menggunakan alat yang dapat mengarah ke syirik dan bid’ah
9. Memenjarakan jin dan menyiksanya.
Ruqyah Dzatiyah
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam berbagai kesempatan menyampaikan kepada para sahabatnya untuk melakukan ruqyah dzatiyah, yaitu seorang mukmin melakukan penjagaan terhadap diri sendiri dari berbagai macam gangguan jin dan sihir. Hal ini lebih utama dari meminta diruqyah orang lain. Dan pada dasarnya setiap orang beriman dapat melakukan ruqyah dzatiyah. Berkata Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Fatawa,” Sesungguhnya tauhid yang lurus dan benar yang dimiliki seorang muslim adalah senjata untuk mengusir syetan”.
Beberapa hadits di bawah adalah anjuran Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam kepada orang beriman untuk melakukan ruqyah dzatiyah
"من قرأ آية الكرسي في دبر الصلاة المكتوبة كان في ذمة الله إلى الصلاة الأخرى"
“Siapa yang membaca ayat Al-Kursi setelah shalat wajib, maka dalam perlindungan Allah sampai shalat berikutnya” (HR At-Tabrani).
عن عبد الله بن خُبَيْبٍ عن أَبيهِ قالَ: "خَرَجْنَا في لَيْلَةٍ مَطِيرَةٍ وظُلْمَةٍ شَدِيدَةٍ نَطْلُبُ رَسُولَ الله صلى الله عليه وسلم يُصَلّي لَنَا قالَ فأَدْرَكْتُهُ فقالَ: قُلْ. فَلَمْ أَقُلْ شَيْئاً. ثُمّ قالَ: قُلْ فَلَمْ أَقُلْ شَيْئاً. قالَ قُلْ فَقُلْتُ مَا أقُولُ قال قُلْ: قُلْ {هُوَ الله أَحَدٌ} وَالمُعَوّذَتَيْنِ حِينَ تُمْسِي وتُصْبِحُ ثَلاَثَ مَرّاتٍ تَكْفِيكَ مِنْ كُلّ شَيْء".
Dari Abdullah bin Khubaib dari bapaknya berkata, ”Kami keluar di suatu malam, kondisinya hujan dan sangat gelap, kami mencari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengimami kami, kemudian kami mendapatkannya.” Rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam berkata,” Katakanlah”. “ Saya tidak berkata sedikitpun”. Kemudian berkata, “Katakanlah.” “Sayapun tidak berkata sepatahpun.” “Katakanlah, ”Saya berkata, ”Apa yang harus saya katakan?“ Rasul, ”Katakanlah, qulhuwallahu ahad dan al-mu’awidzatain ketika pagi dan sore tiga kali, niscaya cukup bagimu dari setiap gangguan.” (HR Abu Dawud, At-tirmidzi dan an-Nasa’i)
من قرأ آيتين من آخر سورة البقرة في ليلة كفتاه
“ Siapa yang membaca dua ayat dari akhir surat Al-Baqarah setiap malam, maka cukuplah baginya.” (Muttafaqun ‘alaihi)
مَنْ نَزَلَ مَنْزلاً ثُمَّ قالَ: أعُوذُ بِكَلِماتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرّ مَا خَلَقَ، لَم يَضُرُّهُ شَيْءٌ حَتى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذلكَ".
“Siapa yang turun di suatu tempat, kemudian berkata, ‘A’udzu bikalimaatillahit taammaati min syarri maa khalaq’, niscaya tidak ada yang mengganggunya sampai ia pergi dari tempat itu.” (HR Muslim)
Oleh karena itu bagi orang beriman harus senantiasa melakukan ruqyah dzatiyah dalam kesehariannya. Hal-hal yang harus dilakukan dengan ruqyah dzatiyah adalah:
1. Memperbanyak dzikir dan do’a yang ma’tsur dari Nabi SAW, khususnya setiap pagi, sore dan setelah selesai shalat wajib.
2. Membaca Al-Qur’an rutin setiap hari
3. Meningkatkan ibadah dan pendekatan diri dengan Allah.
4. Menjauhi tempat-tempat maksiat
5. Mengikuti majelis ta’lim dan duduk bersama orang-orang shalih.
Mengambil Upah dari Ruqyah
Para ulama sepakat membolehkan mengambil upah dari mengobati dengan cara ruqyah syar’iyah. Bahkan dalam hadits terkenal tentang para sahabat yang meruqyah kepala suku yang terkena bisa ular, Abu Sa’id Al-Khudri berkata, “ Saya tidak bersedia meruqyah sampai kalian memberiku upah”. Sehingga dalam kitab shahih Al-Bukhari, salah satunya memasukkan hadits ini dalam bab al-ijarah. Dalam ujung hadits Abu Said Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إقسموا واضربوا لي بسهم
“Bagilah (upah itu), dan masukan aku dalam satu bagian.”
Sedangkan terkait dengan menjadikan pengobatan ruqyah sebagai usaha rutin dan tafarrugh, maka hukumnya sama dengan mengambil upah dari pengobatan yang lainnya. Hal ini karena pengobatan secara ruqyah membutuhkan waktu yang cukup dan dilakukan secara profesional. Begitu juga para peruqyah dituntut untuk senantiasa meningkatkan ilmu dan keikhlasan/ketaqwaannya.
Syekh Abdullah bin Baaz dalam kumpulan ceramah yang berjudul liqo-al ahibbah memfatwakan bolehnya tafarrugh dalam pengobatan ruqyah, beliau beralasan karena terkait dengan maslahat syar’iyat. Demikian juga fatwa syekh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Liqo-ul qurra membolehkan tafarrugh dalam pengobatan ruqyah.
Namun demikian karena pengobatan ruqyah adalah bagian dari fardhu kifayah dan kebutuhan ummat, maka sebaiknya jangan dijadikan sarana komersial atau bisnis murni, demikian halnya dengan penyelenggaraan janaiz, khutbah, imam shalat, adzan dan iqomah, mengajarkan Al-Qur’an, bimbingan haji dll.
Kesimpulan
1. Ruqyah Syar’iyah mempunyal landasan dan dalil yang kuat dalam Islam
2. Pengobatan ruqyah syar’iyah hendaknya menjadi bagian dari dakwah Islam.
3. Dibolehkan mengambil upah dari pengobatan ruqyah syar’iyah. Sedangkan tafarrugh dalam hal ini diukur dari konteks kemashlahatan syar’iyah dan dakwah.
4. Pengobatan dilakukan sesuai dengan gejala penyakit pasien dengan tahapan sebagai berikut:
• Ruqyah Dzatiyah
• Memeriksakan ke dokter
• Jika Ruqyah dzatiyah dan terapi medis tidak berhasil, maka dapat diruqyah dengan bantuan orang lain.
source : www.asysyariah.com
Saturday, March 17, 2007
Doa Keluar dari Rumah
Andaiku tahu…
akan tiba ajalku…
ku akan memohon tolong panjangkan umurku…
مَنْ قَالَ يَعْنٍي إِذَا خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ، بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، يُقَالُ لَهُ: كُفِيْتَ وَوُقِيْتَ وَتَنَحَّى عَنْهُ الشَّيْطَانُ
“Barangsiapa yang berkata –yakni ketika keluar dari rumahnya:
بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ
‘Dengan nama Allah aku bertawakkal kepada Allah, tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah.’
Maka akan dikatakan kepadanya: ‘Engkau telah dicukupi dan dilindungi.’ Dan setan akan menjauh darinya.” (HR. At-Tirmidzi, Kitab Ad-Da’awat ‘an Rasulillah n, Bab Ma Ja`a Ma Yaqulu Idza Kharaja min Baitihi, no. 3348. At-Tirmidzi mengatakan: “Hadits hasan shahih gharib, tidak kami ketahui kecuali dari jalur ini.”)
Thursday, March 08, 2007
Fungsi Terbilang Bahasa Indonesia
sebelumnya, saya ucapkan terima kasih banyak buat programmer yang telah membuat listing berikut ini, listing ini saya dapatkan dari Majalah InfoKomputer. karna sangat bermanfaat saya coba gunakan listing ini dan ternyata berhasil.
jika kita menerima kuitansi maka selain ada angka maka ada kalimat terbilangnya. pada pemrograman cukup rumit untuk membuat kalimat terbilang dari suatu angka secara otomatis. untuk memudahkan otomatisasi kalimat terbilang berikut listing programnya, listing ini bisa diterapkan pada Excel maupun pada Access. Pada Excel letakkan listing ini sebagai macro sedangkan pada Access letakkan listing ini pada module report yang akan dibuat.
berikut listing programnya ;
Public Function Terbilang(x As Currency)
Dim triliun As Currency
Dim milyar As Currency
Dim juta As Currency
Dim ribu As Currency
Dim satu As Currency
Dim sen As Currency
Dim baca As String
If x > 1000000000000# Then
Terbilang = "<>"
Exit Function
End If
'Jika x adalah 0, maka dibaca sebagai 0
If x = 0 Then
baca = angka(0, 1)
Else
'Pisah masing-masing bagian untuk triliun, milyar, juta, ribu, rupiah, dan sen
triliun = Int(x * 0.001 ^ 4)
milyar = Int((x - triliun * 1000 ^ 4) * 0.001 ^ 3)
juta = Int((x - triliun * 1000 ^ 4 - milyar * 1000 ^ 3) / 1000 ^ 2)
ribu = Int((x - triliun * 1000 ^ 4 - milyar * 1000 ^ 3 - juta * 1000 ^ 2) / 1000)
satu = Int(x - triliun * 1000 ^ 4 - milyar * 1000 ^ 3 - juta * 1000 ^ 2 - ribu * 1000)
sen = Int((x - Int(x)) * 100)
'Baca bagian triliun dan ditambah akhiran triliun
If triliun > 0 Then
baca = ratus(triliun, 5) + "triliun "
End If
'Baca bagian milyar dan ditambah akhiran milyar
If milyar > 0 Then
baca = ratus(milyar, 4) + "milyar "
End If
'Baca bagian juta dan ditambah akhiran juta
If juta > 0 Then
baca = baca + ratus(juta, 3) + "juta "
End If
'Baca bagian ribu dan ditambah akhiran ribu
If ribu > 0 Then
baca = baca + ratus(ribu, 2) + "ribu "
End If
'Baca bagian rupiah dan ditambah akhiran rupiah
If satu > 0 Then
baca = baca + ratus(satu, 1) + "rupiah "
Else
baca = baca + "rupiah"
End If
'Baca bagian sen dan ditambah akhiran sen
If sen > 0 Then
baca = baca + ratus(sen, 0) + "sen"
End If
End If
Terbilang = UCase(Left(baca, 1)) & LCase(Mid(baca, 2))
End Function
Function ratus(x As Currency, Posisi As Integer) As String
Dim a100 As Integer, a10 As Integer, a1 As Integer
Dim baca As String
a100 = Int(x * 0.01)
a10 = Int((x - a100 * 100) * 0.1)
a1 = Int(x - a100 * 100 - a10 * 10)
'Baca Bagian Ratus
If a100 = 1 Then
baca = "Seratus "
Else
If a100 > 0 Then
baca = angka(a100, Posisi) + "ratus "
End If
End If
'Baca Bagian Puluh dan Satuan
If a10 = 1 Then
baca = baca + angka(a10 * 10 + a1, Posisi)
Else
If a10 > 0 Then
baca = baca + angka(a10, Posisi) + "puluh "
End If
If a1 > 0 Then
baca = baca + angka(a1, Posisi)
End If
End If
ratus = baca
End Function
Function angka(x As Integer, Posisi As Integer)
Select Case x
Case 0: angka = "Nol"
Case 1:
If Posisi <= 1 Or Posisi > 2 Then
angka = "Satu "
Else
angka = "Se"
End If
Case 2: angka = "Dua "
Case 3: angka = "Tiga "
Case 4: angka = "Empat "
Case 5: angka = "Lima "
Case 6: angka = "Enam "
Case 7: angka = "Tujuh "
Case 8: angka = "Delapan "
Case 9: angka = "Sembilan "
Case 10: angka = "Sepuluh "
Case 11: angka = "Sebelas "
Case 12: angka = "Duabelas "
Case 13: angka = "Tigabelas "
Case 14: angka = "Empatbelas "
Case 15: angka = "Limabelas "
Case 16: angka = "Enambelas "
Case 17: angka = "Tujuhbelas "
Case 18: angka = "Delapanbelas "
Case 19: angka = "Sembilanbelas "
End Select
End Function
untuk menggunakannya cukup ketikkan =Terbilang([angka]), ganti [angka] dengan sel (excel) atau textbox(access).
good luck !!!
jika kita menerima kuitansi maka selain ada angka maka ada kalimat terbilangnya. pada pemrograman cukup rumit untuk membuat kalimat terbilang dari suatu angka secara otomatis. untuk memudahkan otomatisasi kalimat terbilang berikut listing programnya, listing ini bisa diterapkan pada Excel maupun pada Access. Pada Excel letakkan listing ini sebagai macro sedangkan pada Access letakkan listing ini pada module report yang akan dibuat.
berikut listing programnya ;
Public Function Terbilang(x As Currency)
Dim triliun As Currency
Dim milyar As Currency
Dim juta As Currency
Dim ribu As Currency
Dim satu As Currency
Dim sen As Currency
Dim baca As String
If x > 1000000000000# Then
Terbilang = "<>"
Exit Function
End If
'Jika x adalah 0, maka dibaca sebagai 0
If x = 0 Then
baca = angka(0, 1)
Else
'Pisah masing-masing bagian untuk triliun, milyar, juta, ribu, rupiah, dan sen
triliun = Int(x * 0.001 ^ 4)
milyar = Int((x - triliun * 1000 ^ 4) * 0.001 ^ 3)
juta = Int((x - triliun * 1000 ^ 4 - milyar * 1000 ^ 3) / 1000 ^ 2)
ribu = Int((x - triliun * 1000 ^ 4 - milyar * 1000 ^ 3 - juta * 1000 ^ 2) / 1000)
satu = Int(x - triliun * 1000 ^ 4 - milyar * 1000 ^ 3 - juta * 1000 ^ 2 - ribu * 1000)
sen = Int((x - Int(x)) * 100)
'Baca bagian triliun dan ditambah akhiran triliun
If triliun > 0 Then
baca = ratus(triliun, 5) + "triliun "
End If
'Baca bagian milyar dan ditambah akhiran milyar
If milyar > 0 Then
baca = ratus(milyar, 4) + "milyar "
End If
'Baca bagian juta dan ditambah akhiran juta
If juta > 0 Then
baca = baca + ratus(juta, 3) + "juta "
End If
'Baca bagian ribu dan ditambah akhiran ribu
If ribu > 0 Then
baca = baca + ratus(ribu, 2) + "ribu "
End If
'Baca bagian rupiah dan ditambah akhiran rupiah
If satu > 0 Then
baca = baca + ratus(satu, 1) + "rupiah "
Else
baca = baca + "rupiah"
End If
'Baca bagian sen dan ditambah akhiran sen
If sen > 0 Then
baca = baca + ratus(sen, 0) + "sen"
End If
End If
Terbilang = UCase(Left(baca, 1)) & LCase(Mid(baca, 2))
End Function
Function ratus(x As Currency, Posisi As Integer) As String
Dim a100 As Integer, a10 As Integer, a1 As Integer
Dim baca As String
a100 = Int(x * 0.01)
a10 = Int((x - a100 * 100) * 0.1)
a1 = Int(x - a100 * 100 - a10 * 10)
'Baca Bagian Ratus
If a100 = 1 Then
baca = "Seratus "
Else
If a100 > 0 Then
baca = angka(a100, Posisi) + "ratus "
End If
End If
'Baca Bagian Puluh dan Satuan
If a10 = 1 Then
baca = baca + angka(a10 * 10 + a1, Posisi)
Else
If a10 > 0 Then
baca = baca + angka(a10, Posisi) + "puluh "
End If
If a1 > 0 Then
baca = baca + angka(a1, Posisi)
End If
End If
ratus = baca
End Function
Function angka(x As Integer, Posisi As Integer)
Select Case x
Case 0: angka = "Nol"
Case 1:
If Posisi <= 1 Or Posisi > 2 Then
angka = "Satu "
Else
angka = "Se"
End If
Case 2: angka = "Dua "
Case 3: angka = "Tiga "
Case 4: angka = "Empat "
Case 5: angka = "Lima "
Case 6: angka = "Enam "
Case 7: angka = "Tujuh "
Case 8: angka = "Delapan "
Case 9: angka = "Sembilan "
Case 10: angka = "Sepuluh "
Case 11: angka = "Sebelas "
Case 12: angka = "Duabelas "
Case 13: angka = "Tigabelas "
Case 14: angka = "Empatbelas "
Case 15: angka = "Limabelas "
Case 16: angka = "Enambelas "
Case 17: angka = "Tujuhbelas "
Case 18: angka = "Delapanbelas "
Case 19: angka = "Sembilanbelas "
End Select
End Function
untuk menggunakannya cukup ketikkan =Terbilang([angka]), ganti [angka] dengan sel (excel) atau textbox(access).
good luck !!!
Friday, March 02, 2007
Berhentilah Jadi Gelas
Artikel ini didapat dari blog laen yang beredar di dunia maya, karna bagus saya copas :) tapi saya lupa alamat blognya, jadi terima kasih banyak penulis artikel ini semoga artikel ini bermanfaat buat kita semua. Berikut artikelnya :
Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.
"Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu? "
sang Guru bertanya.
"Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada
habis-habisnya, " jawab sang murid muda.
Sang Guru terkekeh. "Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu."
Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.
"Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu," kata Sang Guru. "Setelah itu coba kau minum airnya
sedikit." Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.
"Bagaimana rasanya?" tanya Sang Guru.
"Asin, dan perutku jadi mual," jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.
Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.
"Sekarang kau ikut aku." Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka. "Ambil garam yang tersisa,
dan tebarkan ke danau." Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya.
"Sekarang, coba kau minum air danau itu," kata Sang Guru, sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya,
tepat di pinggir danau.
Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya,
Sang Guru bertanya kepadanya, "Bagaimana rasanya?"
"Segar, segar sekali," kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini
berasal dari aliran sumber air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah. Dan sudah pasti,
air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.
"Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?"
"Tidak sama sekali," kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum
memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.
"Nak," kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum.
"Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam.
Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam.
Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai untuk dirimu.
Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke
dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan
masalah."
Si murid terdiam, mendengarkan.
"Tapi Nak, rasa `asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya 'qalbu'(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu jadi sebesar danau."
semoga bermanfaat...
Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.
"Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu? "
sang Guru bertanya.
"Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada
habis-habisnya, " jawab sang murid muda.
Sang Guru terkekeh. "Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu."
Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.
"Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu," kata Sang Guru. "Setelah itu coba kau minum airnya
sedikit." Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.
"Bagaimana rasanya?" tanya Sang Guru.
"Asin, dan perutku jadi mual," jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.
Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.
"Sekarang kau ikut aku." Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka. "Ambil garam yang tersisa,
dan tebarkan ke danau." Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya.
"Sekarang, coba kau minum air danau itu," kata Sang Guru, sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya,
tepat di pinggir danau.
Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya,
Sang Guru bertanya kepadanya, "Bagaimana rasanya?"
"Segar, segar sekali," kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini
berasal dari aliran sumber air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah. Dan sudah pasti,
air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.
"Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?"
"Tidak sama sekali," kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum
memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.
"Nak," kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum.
"Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam.
Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam.
Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai untuk dirimu.
Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke
dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan
masalah."
Si murid terdiam, mendengarkan.
"Tapi Nak, rasa `asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya 'qalbu'(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu jadi sebesar danau."
semoga bermanfaat...
Wednesday, February 28, 2007
Membuat File Terlacak
masih di VB, terkadang pada pemrograman database kita membutuhkan beberapa file yang harus dibuka, namun file tersebut terletak di folder lain. biasanya kita memasukkan perintah lengkap yang menuju ke file tersebut, contoh : jika filenya ada di C:\Database\Data\Dbs.mdb maka diketik lengkap seperti itu. namun akan menjadi kendala jika program ini sudah jadi dan diinstal di folder atau partisi laen, karna perintah VB akan mencari ke alamat tersebut.
supaya bisa tetap terlacak, ketikkan perintah berikut (liat yg warna kuning yak...) :
Dim path as string
Private sub form_load
path=app.path & "\"
data1.databasename(path & _ "\data\dbs.mdb")
.... --> isikan baris selanjutnya (inikan contoh :b)
End sub
jadi tiap kali akan memanggil file tertentu cukup pake Path & _ "nama file"
good luck!!
supaya bisa tetap terlacak, ketikkan perintah berikut (liat yg warna kuning yak...) :
Dim path as string
Private sub form_load
path=app.path & "\"
data1.databasename(path & _ "\data\dbs.mdb")
.... --> isikan baris selanjutnya (inikan contoh :b)
End sub
jadi tiap kali akan memanggil file tertentu cukup pake Path & _ "nama file"
good luck!!
Membuat jam digital bergerak pada VB
pada VB, sebenarnya ada perintah untuk menampilkan jam, tapi hasilnya selalu jam saat ini dan tidak bergerak kecuali program direstart. ada beberapa program untuk menampilkan jam bergerak sesuai kondisi saat ini tapi terlalu panjang listing programnya.
setelah otak-atik ternyata jam digital bergerak bisa dibuat dengan baris perintah yang singkat. caranya buat 1 buah Label kemudian beri Name-nya lbl_time. kemudian tambahkan object Timer, set interval time-nya menjadi 1000. kemudian ketik baris perintah berikut :
private sub timer1_timer()
if lbl_time.caption <> CStr(Time) then lbl_time.caption=now()
endif
End sub
good luck!!
setelah otak-atik ternyata jam digital bergerak bisa dibuat dengan baris perintah yang singkat. caranya buat 1 buah Label kemudian beri Name-nya lbl_time. kemudian tambahkan object Timer, set interval time-nya menjadi 1000. kemudian ketik baris perintah berikut :
private sub timer1_timer()
if lbl_time.caption <> CStr(Time) then lbl_time.caption=now()
endif
End sub
good luck!!
Tuesday, February 27, 2007
Akses Internet pake Modem CDMA
tergiur iklan dan komentar yang sering muncul seputar teknologi CDMA, akhirnya pengen juga ikutan nyoba. awal taon 2007 mulai nyari-nyari info. karna disini baru ada Flexy dan StarOne, jadi pemilihannya rada mudah. survey dimulai... lakukan perbandingan produk... bandingkan feature... bandingkan harga... bandingkan kualitas... bandingkan pelayanan..., akhirnya diputuskan untuk memilih StarOne (punya IndoSat, kebetulan kantornya sebelahan sama kantor gw :b...).
terima paket bundling StarOne ama handsetnya ZTE, katanya sebulan bayarnya Rp.75.000,- selama 1 taon, lewat 1 taon handset jadi milik pribadi n tarifnya kembali normal.
karna handsetnya gak dukung buat internet, terpaksa nyari lagi alat yang bisa dipake buat internet. bingung milih antara ganti handset ato beli modem CDMA aja, setelah disurvey, dilacak, dipertimbangkan akhirnya diputuskan tuk beli modem CDMA aja.bingung lagi negh nyari modem CDMA yang cuocok....
feuw... dapet juga alatnya HUWAEI EC325 USB Modem harganya 1jt-an lumayanlah belinya di www.fastncheap.com. segera install drivernya pasang modemnya n... wow mantap nih, bisa sms-an, terima n buat panggilan, dan yang paling penting bisa buat internetan. setingnya gampang buanget, tinggal masukin setingan internet StarOne, selesai dah.
nyoba dial... cepet juga langsung konek... akses pake Mozilla... mantap euy, stabil g pake acara putus-putus, modem tetep anget... cepat lagi.
karna handsetnya dah gak ke pake, akhirnya disimpen aja (jelek pula handsetnya, bisa dijual gak yak?).
sekarang No.StarOne ngendon di Modem gak dicabut-cabut lagi ampe sekarang, moga-moga kualitasnya gak turun deh...
terima paket bundling StarOne ama handsetnya ZTE, katanya sebulan bayarnya Rp.75.000,- selama 1 taon, lewat 1 taon handset jadi milik pribadi n tarifnya kembali normal.
karna handsetnya gak dukung buat internet, terpaksa nyari lagi alat yang bisa dipake buat internet. bingung milih antara ganti handset ato beli modem CDMA aja, setelah disurvey, dilacak, dipertimbangkan akhirnya diputuskan tuk beli modem CDMA aja.bingung lagi negh nyari modem CDMA yang cuocok....
feuw... dapet juga alatnya HUWAEI EC325 USB Modem harganya 1jt-an lumayanlah belinya di www.fastncheap.com. segera install drivernya pasang modemnya n... wow mantap nih, bisa sms-an, terima n buat panggilan, dan yang paling penting bisa buat internetan. setingnya gampang buanget, tinggal masukin setingan internet StarOne, selesai dah.
nyoba dial... cepet juga langsung konek... akses pake Mozilla... mantap euy, stabil g pake acara putus-putus, modem tetep anget... cepat lagi.
karna handsetnya dah gak ke pake, akhirnya disimpen aja (jelek pula handsetnya, bisa dijual gak yak?).
sekarang No.StarOne ngendon di Modem gak dicabut-cabut lagi ampe sekarang, moga-moga kualitasnya gak turun deh...
Cara ngubah fat32 jadi ntfs
sempet ubek-ubek di goggle, akhirnya dapet juga. tapi dalam bahasa inggris, jadi translate sndiri ya...
1. Click Start, point to All Programs, point to Accessories, and then click Command Prompt.
2. At the command prompt, type the following, where drive letter is the drive that you want to convert: convert drive letter: /fs:ntfs
For example, type the following command to convert drive E to NTFS: convert e: /fs:ntfs
Note If the operating system is on the drive that you are converting, you will be prompted to schedule the task when you restart the computer because the conversion cannot be completed while the operating system is running. When you are prompted, click YES.
3. When you receive the following message at the command prompt, type the volume label of the drive that you are converting, and then press ENTER:
The type of the file system is FAT.
Enter the current volume label for drive drive letter
4. When the conversion to NTFS is complete, you receive the following error message at the command prompt:
Conversion complete
5. Quit the command prompt.
JANGAN LUPA BACKUP DATA DULU ...
good luck !!!
1. Click Start, point to All Programs, point to Accessories, and then click Command Prompt.
2. At the command prompt, type the following, where drive letter is the drive that you want to convert: convert drive letter: /fs:ntfs
For example, type the following command to convert drive E to NTFS: convert e: /fs:ntfs
Note If the operating system is on the drive that you are converting, you will be prompted to schedule the task when you restart the computer because the conversion cannot be completed while the operating system is running. When you are prompted, click YES.
3. When you receive the following message at the command prompt, type the volume label of the drive that you are converting, and then press ENTER:
The type of the file system is FAT.
Enter the current volume label for drive drive letter
4. When the conversion to NTFS is complete, you receive the following error message at the command prompt:
Conversion complete
5. Quit the command prompt.
JANGAN LUPA BACKUP DATA DULU ...
good luck !!!
Shortcut & Menu Start Hilang
pernah ngalamin nih, setelah basmi virus brontok, shortcut & menu start jadi hilang :(
cara ngatasinnya :
pada saat Login masuk n yg tampil cuman wallpaper doank tekan tombol pamungkas CRTL+ALT+DEL
terus klik File>New Task terus ketik explorer.exe atau langsung REGEDIT aja kali ya... :)
supaya menu start jadi permanen, ubah di regedit
HKLM/Software/Microsoft/WindowsNT/CurrentVersion/WinLogon
cari key Shell dikolom sebelah kanan dan ganti Valuenya jadi
"c:\windows\explorer.exe" ---> lengkap dgn tanda " "
(knapa begini?? karna brontok mengubah explorer.exe menjadi explorasi.exe)
RESTART
good luck !!!
cara ngatasinnya :
pada saat Login masuk n yg tampil cuman wallpaper doank tekan tombol pamungkas CRTL+ALT+DEL
terus klik File>New Task terus ketik explorer.exe atau langsung REGEDIT aja kali ya... :)
supaya menu start jadi permanen, ubah di regedit
HKLM/Software/Microsoft/WindowsNT/CurrentVersion/WinLogon
cari key Shell dikolom sebelah kanan dan ganti Valuenya jadi
"c:\windows\explorer.exe" ---> lengkap dgn tanda " "
(knapa begini?? karna brontok mengubah explorer.exe menjadi explorasi.exe)
RESTART
good luck !!!
Monday, October 02, 2006
Pest Trap
Kena spyware lagi nih.... :(
Kali ini namanya PestTrap, hampir sama seperti Spyware Quake yang nampilin pesan n klo diklik ternyata jualan.
Cara menghapusnya bisa diliat di situ : www.2-spyware.com
Berikut langkah2 dan penjelasannya :
Pest Trap is a corrupt anti-spyware program that uses false positives. It does not actually detect parasites, but targets harmless system and software objects as threats in attempt to trick the user into purchasing the full version of Pest Trap. The application itself is a clone of the infamous SpySheriff rogue and similar programs such as SpywareNo!, SpyDemolisher and Spyware-Stop. Pest Trap is an unsolicited program. It may harm your system and violate your privacy!
Pest Trap properties:
• Stays resident in background
Pest Trap manual removal:
Kill processes:
pesttrap.exe
Delete registry values:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\PestTrap
Delete files:
pesttrap.exe
Delete directories:
C:\Program Files\PestTrap
Good luck !!!
Kali ini namanya PestTrap, hampir sama seperti Spyware Quake yang nampilin pesan n klo diklik ternyata jualan.
Cara menghapusnya bisa diliat di situ : www.2-spyware.com
Berikut langkah2 dan penjelasannya :
Pest Trap is a corrupt anti-spyware program that uses false positives. It does not actually detect parasites, but targets harmless system and software objects as threats in attempt to trick the user into purchasing the full version of Pest Trap. The application itself is a clone of the infamous SpySheriff rogue and similar programs such as SpywareNo!, SpyDemolisher and Spyware-Stop. Pest Trap is an unsolicited program. It may harm your system and violate your privacy!
Pest Trap properties:
• Stays resident in background
Pest Trap manual removal:
Kill processes:
pesttrap.exe
Delete registry values:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\PestTrap
Delete files:
pesttrap.exe
Delete directories:
C:\Program Files\PestTrap
Good luck !!!
Wednesday, May 24, 2006
Spb Full Screen Keyboard 3.0
Punya PDA Phone mesti sering di utak atik neh (walaupun kata KD hanya akan membuat orang kurang PD... Gaptek tu artis). 02 Xda II mini saya udah sering kali bongkar pasang program. Klo satu program gak puas ya install lagi program yang lain he..He..He..
Test mengetik dengan spb full screen keyboard 3.0. Hasilnya lumayan ancurrr... :D maklum masih perlu banyak latihan nih, terutama untuk penekanan tombol huruf H, J, K, U, Y dan temen2 laennya waaa banyak juga yaaa. Apalagi ditambah fasilitas T9-nya yang menyebalkan menyebabkan teks yang diketik pada makin amburadul.
Untungnya ada tools option-nya yang bisa diutak atik. Tinggal tekan tombol keyboard trus pilih option keluar, deh menu-menu yang perlu diganti. Hilangkan tanda centang pada opsi cek kalimat tiap pengetikan, buang centang untuk penggunaan kamus, en laen-laennya.
Setelah dicoba ternyata lancar nih, cuman masalah penekan key masih belum teratasi. Mungkin gak cocok buat jari orang dewasa yang besar2. Anak kecil mungkin bisa tuh. Walaupun dengan susah payah akhirnya selesai juga satu artikel yang diketik diatas pda phone menggunakan program spb full screen keyboard 3.0, lebih cepat ketimbang pake phone pad apalagi pake stylus... Wusss
Test lagi dgn mode potrait, lbh asik n gak terlalu ribet walaupun tuts lebih kecil ketimbang mode landscape. Lebih mudah juga sewaktu mengetik, karna pda jadi lebih mudah dipegang. Ketik dengan "11 jari" juga bisa. Uhuyy, urusan sms n ketik mengetik gak jadi soal di O2 Xda II mini berkat Spb Full Screen Keyoard ver 3.0
Test mengetik dengan spb full screen keyboard 3.0. Hasilnya lumayan ancurrr... :D maklum masih perlu banyak latihan nih, terutama untuk penekanan tombol huruf H, J, K, U, Y dan temen2 laennya waaa banyak juga yaaa. Apalagi ditambah fasilitas T9-nya yang menyebalkan menyebabkan teks yang diketik pada makin amburadul.
Untungnya ada tools option-nya yang bisa diutak atik. Tinggal tekan tombol keyboard trus pilih option keluar, deh menu-menu yang perlu diganti. Hilangkan tanda centang pada opsi cek kalimat tiap pengetikan, buang centang untuk penggunaan kamus, en laen-laennya.
Setelah dicoba ternyata lancar nih, cuman masalah penekan key masih belum teratasi. Mungkin gak cocok buat jari orang dewasa yang besar2. Anak kecil mungkin bisa tuh. Walaupun dengan susah payah akhirnya selesai juga satu artikel yang diketik diatas pda phone menggunakan program spb full screen keyboard 3.0, lebih cepat ketimbang pake phone pad apalagi pake stylus... Wusss
Test lagi dgn mode potrait, lbh asik n gak terlalu ribet walaupun tuts lebih kecil ketimbang mode landscape. Lebih mudah juga sewaktu mengetik, karna pda jadi lebih mudah dipegang. Ketik dengan "11 jari" juga bisa. Uhuyy, urusan sms n ketik mengetik gak jadi soal di O2 Xda II mini berkat Spb Full Screen Keyoard ver 3.0
Thursday, May 18, 2006
solidaritasKebersamaan
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak Indonesia, sejak bulan Maret 2005 Yayasan Tunas Cendekia (YTC) menggelar/mengadakan kampanye solidaritasKEBERSAMAAN. Tujuan utama dari kampanye ini adalah untuk meningkatkan kepedulian orang banyak terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak-anak Indonesia. Semakin banyak yang peduli akan semakin banyak anak-anak yang terbantu.
Program pertama yang diluncurkan YTC adalah pengumpulan dana melalui hasil penjualan Gelang Peduli Anak Indonesia berwarna merah dan bertuliskan semangat ‘solidaritasKEBERSAMAAN’
Penjualan gelang seharga Rp.10.000* ini akan disalurkan langsung melalui program-program yang mendukung peningkatan pendidikan anak-anak Indonesia. Kampanye melalui penjualan gelang peduli ini dimulai dengan kesuksesan kampanye Wear Yellow yang dilakukan oleh Lance Armstrong Foundation. Gelang Peduli (Support Wristband) ini telah menjadi ‘produk’ populer yang sedang digunakan oleh banyak yayasan atau organisasi individu untuk mengumpulkan dana sosial, serta para individu untuk menunjukan kepedulian mereka.
‘Kak’ Seto Mulyadi (Ketua Komnas Perlindungan Anak) dan dikDOANK (Presenter Olahraga, Musisi) menjadi duta kampanye pertama yang tampil dalam iklan media cetak untuk mendukung kampanye Gelang Peduli Anak Indonesia.
Tebarkan pesan, tunjukan kepedulian dan dukungan kita semua, dengan memilki serta memakai Gelang solidaritasKEBERSAMAAN. Bantu YTC menghimpun dana sekaligus menyebarkan semangat kepedulian terhadap anak Indonesia dengan memakai Gelang solidaritasKEBERSAMAAN.
Gelang ini akan menjadi lambang gerakan global terhadap kepedulian anak Indonesia.
Gelang solidaritasKEBERSAMAAN dijual dengan dua ukuran ‘adult’ dan ‘youth. Dapat diperoleh seharga @ Rp.10.000,- melalui situs tunascendikia.org atau 0813 1939 2773.
Hasil penjualan akan disalurkan kepada program-program peningkatan pendidikan dan perlindungan anak Indonesia yang dilakukan oleh YTC beserta para mitranya.
artikel ini diambil langsung di situs resmi YTC (http://tunascendikia.org)
Program pertama yang diluncurkan YTC adalah pengumpulan dana melalui hasil penjualan Gelang Peduli Anak Indonesia berwarna merah dan bertuliskan semangat ‘solidaritasKEBERSAMAAN’Penjualan gelang seharga Rp.10.000* ini akan disalurkan langsung melalui program-program yang mendukung peningkatan pendidikan anak-anak Indonesia. Kampanye melalui penjualan gelang peduli ini dimulai dengan kesuksesan kampanye Wear Yellow yang dilakukan oleh Lance Armstrong Foundation. Gelang Peduli (Support Wristband) ini telah menjadi ‘produk’ populer yang sedang digunakan oleh banyak yayasan atau organisasi individu untuk mengumpulkan dana sosial, serta para individu untuk menunjukan kepedulian mereka.
‘Kak’ Seto Mulyadi (Ketua Komnas Perlindungan Anak) dan dikDOANK (Presenter Olahraga, Musisi) menjadi duta kampanye pertama yang tampil dalam iklan media cetak untuk mendukung kampanye Gelang Peduli Anak Indonesia.
Tebarkan pesan, tunjukan kepedulian dan dukungan kita semua, dengan memilki serta memakai Gelang solidaritasKEBERSAMAAN. Bantu YTC menghimpun dana sekaligus menyebarkan semangat kepedulian terhadap anak Indonesia dengan memakai Gelang solidaritasKEBERSAMAAN.
Gelang ini akan menjadi lambang gerakan global terhadap kepedulian anak Indonesia.
Gelang solidaritasKEBERSAMAAN dijual dengan dua ukuran ‘adult’ dan ‘youth. Dapat diperoleh seharga @ Rp.10.000,- melalui situs tunascendikia.org atau 0813 1939 2773.
Hasil penjualan akan disalurkan kepada program-program peningkatan pendidikan dan perlindungan anak Indonesia yang dilakukan oleh YTC beserta para mitranya.
artikel ini diambil langsung di situs resmi YTC (http://tunascendikia.org)
Wednesday, March 29, 2006
spyware quake
unethical spyware... inilah sebutan yang cocok buat pembuat n penjual software spyware quake. sapa yang gak kesal, tiba-tiba di komputer kita muncul pesan Virus Alert! yang sembunyi di taskbar. pesan ini selalu muncul tiap beberapa menit. jika di-klik maka secara otomatis akan membuka browser dan mengarah kealamat download spyware quake. suatu promosi yang menjengkelkan (karna harus bayar he..he..he..) pokonya sangat mengganggu. apalagi ni pesan gak bisa dihapus. WOWWW.
ternyata dewean gak sndiri, di luar sana ternyata banyak juga yang terkena serangan ini. lihat aja disitus www.2-spyware.com disitu banyak keluhan mengenai spyware ini. disitu bisa diliat asal-usul spyware quake, pesan-pesannya dan akbibatnya. weks, jangan sampai terkecoh karna ada juga yang mencari untung dengan spyware ini. alih-alih menawarkan anti spyware quake, ternyata disuruh bayar juga (anti bayar negh :))
spyware quake gak bakalan bisa dihapus pake antivirus walaupun sebenarnya dia adalah trojan yang tampil sebagai icon di system tray. ciri-ciri laen adalah :
SpywareQuake properties:
• Changes browser settings
• Shows commercial adverts
• Connects itself to the internet
• Hides from the user
• Stays resident in background
cara menghilangkannya ikuti petunjuk berikut (source : http://www.2-spyware.com/remove-spywarequake.html)
- matikan proses file berikut :
mssearchnet.exe
nvctrl.exe
spywarequake.exe
stickrep.dll
sq.ini
hp[x].tmp
Id[x].tmp
- hapus registry value berikut ini :
HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\SpywareQuake
HKLM\Software\Micrsoft\Win\CurrentVersion\Explorer\SharedTaskScheduler\{E2CA7CD1-...}
HKCLROT\Typelib\{661173EE-...}
HKCU\Soft\Classes\CLSID\{E2CA7CD1-...}
HKLM\Soft\Microsft\Win\CurrentVer\Explorer\BrowserHelperObject\{4DA4616D-...}
HKLM\Soft\Microsft\Win\CurrentVer\uninstall\SpywareQuake
- hapus file berikut :
C:\ProgramFiles\SpywareQUake --> spywarequake.exe dan sq.ini
C:\Windows\System32\1024 --> Id[x].tmp
C:\Windows\System32\ --> mssearchnet.exe, nvctrl.exe, stickrep.dll dan hp[x].tmp
- hapus directory berikut :
C:\ProgramFiles\SpywareQuake
C:\Windows\System32\1024
C:\Doc dan Set\[CurrentUser]\StartMenu\Programs\SPywareQuake
- restart
good luck... n remember to backup your system before use this action.
ternyata dewean gak sndiri, di luar sana ternyata banyak juga yang terkena serangan ini. lihat aja disitus www.2-spyware.com disitu banyak keluhan mengenai spyware ini. disitu bisa diliat asal-usul spyware quake, pesan-pesannya dan akbibatnya. weks, jangan sampai terkecoh karna ada juga yang mencari untung dengan spyware ini. alih-alih menawarkan anti spyware quake, ternyata disuruh bayar juga (anti bayar negh :))
spyware quake gak bakalan bisa dihapus pake antivirus walaupun sebenarnya dia adalah trojan yang tampil sebagai icon di system tray. ciri-ciri laen adalah :
SpywareQuake properties:
• Changes browser settings
• Shows commercial adverts
• Connects itself to the internet
• Hides from the user
• Stays resident in background
cara menghilangkannya ikuti petunjuk berikut (source : http://www.2-spyware.com/remove-spywarequake.html)
- matikan proses file berikut :
mssearchnet.exe
nvctrl.exe
spywarequake.exe
stickrep.dll
sq.ini
hp[x].tmp
Id[x].tmp
- hapus registry value berikut ini :
HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\SpywareQuake
HKLM\Software\Micrsoft\Win\CurrentVersion\Explorer\SharedTaskScheduler\{E2CA7CD1-...}
HKCLROT\Typelib\{661173EE-...}
HKCU\Soft\Classes\CLSID\{E2CA7CD1-...}
HKLM\Soft\Microsft\Win\CurrentVer\Explorer\BrowserHelperObject\{4DA4616D-...}
HKLM\Soft\Microsft\Win\CurrentVer\uninstall\SpywareQuake
- hapus file berikut :
C:\ProgramFiles\SpywareQUake --> spywarequake.exe dan sq.ini
C:\Windows\System32\1024 --> Id[x].tmp
C:\Windows\System32\ --> mssearchnet.exe, nvctrl.exe, stickrep.dll dan hp[x].tmp
- hapus directory berikut :
C:\ProgramFiles\SpywareQuake
C:\Windows\System32\1024
C:\Doc dan Set\[CurrentUser]\StartMenu\Programs\SPywareQuake
- restart
good luck... n remember to backup your system before use this action.
Subscribe to:
Posts (Atom)
