Koperasi Digital Indonesia

Friday, May 25, 2007

Menyemir Rambut

saya masih muda, tapi rambut udah ubanan. mo semir koq ragu-ragu, akhirnya ubek-ubek di internet akhirnya dapat juga jawabannya. makin mantap untuk semir, berikut petikan pertanyaan dan jawabannya.

Pertanyaan :
apa hukumnya mencat rambut yang telah ber-uban dengan warna hitam sedangkan orang tersebut masih berusia relatif muda

Jawaban :
Assalamu alaikum wr.wb.
Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya kepada kita semua. Saudara, pertama-tama yang harus kita pahami bahwa menyemir rambut yang beruban hukumnya boleh bahkan dianjurkan. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Rasul saw.

Dalam sabda beliau, “Kaum Yahudi dan Nasrani tidak menyemir. Karena itu, berbedalah dengan mereka!” (Disebutkan dalam kitab Fath al-Bari). Hanya saja, warna apa yang boleh dipakai untuk menyemir rambut yang beruban itu? Bagi orang tua yang sudah memenuhi kepala dan jenggotnya, tidak sepantasnya menyemir dengan warna hitam. Karenanya, Nabi saw. Pernah berkata kepada Abu Quhafah (ayah Abu Bakar yang sudah lanjut usia), “Semirlah (warna uban) ini. Tapi hindari warna hitam!” (HR Muslim).
Sementara bagi mereka yang masih muda tidak apa-apa menyemir dengan warna hitam. Al-Imam al-Zuhri pernah berkata, “Kami dahulu menyemir dengan warna hitam bila wajahnya masih muda. Namun jika sudah keriput dan gigi sudah goyah, kami tidak menggunakannya lagi.”

Wallahu a’lam bish-shawab.
Wassalamu alaikum wr.wb.

Sumber : http://syariahonline.com/new_index.php/id/1/cn/23404

Saturday, May 12, 2007

Adab Bersin

Bersin merupakan salah satu aktivitas yg pernah kita lakukan, baik dilakukan dg sengaja maupun tidak sengaja. Bersin yg disengaja misalnya jika kita merasa gatal hidung, maka jika kita gosok2 hidung kita, cepat atau lambat kita akan bersin. Sedangkan bersin yg tidak disengaja misalnya karena sakit alergi atau saat kita melihat kilauan cahaya (ini juga bisa mengakibatkan bersin).

Dalam beberapa literatur kesehatan, aku dapati bahwa bersin merupakan salah satu cara tubuh untuk mengeluarkan virus/bakteri/’bibit penyakit’.
Islam, sebagai agama yg lengkap, juga mengatur aturan tentang bersin ini. Subhanalloh…ini menunjukkan bahwa Islam BUKAN AGAMA BUATAN MANUSIA (MUHAMMAD)…MELAINKAN NYATA DITURUNKAN DARI ALLOH SWT…!!!

Nah, bagaimana sih adab/etika bersin itu? Tidak sedikit dari kita, ketika melihat ada saudara kita bersin, malah ditertawakan…bahkan diejek dan diolok-olok. Tentu saja hal ini tidak tepat…atau bahkan bisa dikatakan kurang beretika (secara Islami, tentunya). Karena Rasululloh SAW tidak mencontohkan demikian (mengejek dan mengolok). Lantas bagaimana adab bersin dalam Islam?

Mari kita perhatikan hadits riwayat Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:“Jika salah seorang dari kalian bersin, hendaklah ia mengucapkan ‘Alhamdulillah (Segala puji bagi ALLOH)’ dan saudaranya atau orang yang bersamanya mengatakan kepadanya ‘Yarhamukallah (Semoga ALLOH memberikan rahmat-Nya kepadamu)’. Jika salah seorang mengucapkan ‘Yarhamukallah’, maka orang yang bersin tersebut hendaklah menjawab ‘Yahdiikumullah wayushlih baalakum (Semoga ALLOH SWT memberikanmu petunjuk dan memperbaiki keadaanmu).”


Dari hadits di atas, kita bisa perhatikan bahwa Islam MENGHARGAI orang yg bersin…dan orang yg mendengarnya. Mereka saling mendoakan keselamatan dan keberkahan kepada saudaranya, baik yg bersin maupun yg mendengar bersin tersebut.

Semoga kita bisa lebih baik dalam menghadapi bersin, baik ketika bersin maupun melihat/mendengar orang bersin. Hal ini dikarenakan sesungguhnya BERSIN adalah NIKMAT dari ALLOH SWT…terlihat dari ucapan yg dilontarkan…ALHAMDULILLAH…tanda bersyukur.
Yuk, mari kita lebih beretika (Islami) dalam bersin.


HUAWEI EC321 on Linux

So what do you do after two days of non-sleep and a 5 hour party? You try to make your recently acquired gadget to work on linux :) I wish I was kidding!

It all started due to a cow orker "borrowing" the team laptop and somehow loading it upto the brim with spyware And Gopal trying to browse on it. within 12 minutes we were booting linux.

I had just procured a Tata Indicom cdma data card as replacement for my now broken reliance cdma card. Since the reliance junk would never work on linux. I was rubbing my hands in anticipation on my way back home.


Out with the reasons and on to the quest.

After a few Google queries we ran into a few helpful Chinese characters. Even though we couldn't read any chinese ... the commands were all in plain old ASCII.

So, if you do a

$cat /proc/bus/usb/devices
$sudo modprobe usbserial vendor=0x12d1 product=0x1001


you should be able to see /dev/ttyUSB0 /dev/ttyUSB1. If you're not using udev. you can

#mknod /dev/ttyUSB0 c 188 0
#mknod /dev/ttyUSB1 c 188 1


Congratulations, you are now the proud configurer of a modem. And, it's time to pull an old cat out of the bag. wvdial :)

cat > /etc/wvdial.conf
[Modem0]
Modem = /dev/ttyUSB0
Baud = 115200
SetVolume = 0
Dial Command = ATDT
Init1 = ATZ
FlowControl = Hardware (CRTSCTS)

[Dialer cdma]
Username = username
Password = *******
Phone = #777
Stupid Mode = 1
Inherits = Modem0


And then do a wvdial cdma and say hello to Intraweb 2,0TM

But we didnt just stop there, Mr Gopal is too lazy to type modprobe everytime he boots the comp, and so should be you. :D

So, As a little gift to our chinese fellows we give you a set of hotplug scripts.

cat > /etc/hotplug/usb/datacard.usermap
# Huawei EC321 CDMA data card
datacard 0x0003 0x12d1 0x1001 0x0000 0x0000 0x00 0x00 0x00 0x00 0x00 0x00 0x00000000


The first three numbers are important here, if you noticed when we did a cat /proc/bus/usb/devices grep -a2 -b1 Huawei it looked like,

1565-P: Vendor=12d1 ProdID=1001 Rev= 0.00
1603:S: Manufacturer=Huawei Technologies
1643:S: Product=Huawei Mobile
1686-S: SerialNumber=HUAWEI EC3X1


0x12d1 and 0x1001 is just the vendor and device identifier (duh!), So much for the linux is difficult. We just like to make it look confusing :D notice the useless 0x0000 padding that follows, reserved for future use and confusing all present grey matter.

Now that we have found the device we should be able to hotplug it. the script below should do just fine.

cat > /etc/hotplug/usb/datacard
#!/bin/bash
SED=/bin/sed

#/usr/bin/env > /tmp/datacard.log

if [ "$ACTION" = "add" ] && [ -f "$DEVICE" ]
then
VENDOR="`echo "$PRODUCT" $SED "s/^\(.*\)\/.*\/.*$/\1/"`";
PRODUCT_ID="`echo "$PRODUCT" $SED "s/^.*\/\(.*\)\/.*$/\1/"`";
modprobe usbserial "vendor=0x$VENDOR" "product=0x$PRODUCT_ID"
fi


Make sure you do a chmod +x /etc/hotplug/usb/datacard .

The above script is simply finding out the same vendor and device ID automagically ;) and doing a modprobe with it.

At this point you should stop your wvdial, proudly take out the card, push it back in and just do a wvdial again.

It should Just WorkTM.

this article was taken from Mailing List (thanks for the author)

Step by Step : Antena Kaleng

--- semua material tulisan dan foto adalah copyleft ---

Penulis: M. Salahuddien (pataka@lintaslangit.net)
Workshop: Andi Fauzi Firdaus (andi@lintaslangit.net)
Dokumentasi: Erwan Noor (ewank@arema.web.id)


Antena Wave Guide sebenarnya bukanlah antena, karena dia tidak melakukan penguatan melainkan hanya “mengarahkan” pancaran signal radio agar lebih fokus. Efek dari refleksi material dan fokus ini memang akhirnya menghasilkan “semacam penguatan”, namun itu bukanlah isu utama desain dari “antena” ini.

Desain antena yang sesungguhnya benar-benar memperhitungkan pencapaian semaksimal mungkin efek refleksi dan fokus demi menghasilkan “penguatan pancaran” sebagai isu utamanya. Antena Wave guide modifikasi, (misalnya dengan Cone atau Reflector) adalah sebuah eksperimentasi untuk mencapai desain antena yang sesungguhnya.

1. Baca beberapa teori di web berikut (dengan beberapa variasi) :
a. Contoh: http://www.turnpoint.net/wireless/cantennahowto.html
b. Dimensi kaleng: http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php
c. Panduan & modifikasi Cone: http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2.html
d. Tinggi Wave Guide: http://www.csgnetwork.com/antennawncalc.html
e. Detail Teori dan contoh: http://flakey.info/antenna/waveguide
f. Teori dan praktek: http://www.lincomatic.com/wireless/index.html
g. Teori perbandingan: http://www.swisswireless.org/wlan_calc_en.html
h. Referensi: http://www.king.igs.net/~karc/projects/antenna.htm
i. Informasi lain: http://www.google.com atau http://www.dogpile.com keyword: 2.4 ghz homebrew antenna
2. Membeli kaleng dengan profil dimensi yang sesuai (dalam contoh, kaleng bekas Quaker Outmeal, kaleng susu ukuran 400 gr, Twister Stick Snack, kaleng buah produk china)

3. Perhitungan/rumus Jumper Cable (kelipatan):
(3x10^8 {rambatan sinyal di udara}/frekuensi {khz}) x 0.92 {koefisien kabel} = mm

4. Membersihkan kaleng dan meratakan mulut kaleng (bekas tutup)
5. Mengukur profil (diameter & panjang/tinggi) kaleng, masukkan ke kalkulator web untuk menentukan titik wave guide dan penguatannya
6. Mengukur jarak titik wave guide dari dasar antena (gunakan kalkulator web)
7. Menyiapkan N Female Panel Mount connector dan membuat Wave Guide sesuai hasil kalkulasi dimensi kaleng dan frekuensi
8. Ukur dan bor titik wave guide dan lubang baut dudukan N Female Panel Mount connector

9. Mengupas inner tembaga kabel CNT/LMR-200 (50 Ohm) untuk Wave Guide
10. Solder tembaga inner Wave Guide ke N Female Panel Mount connector
11. Pasang Wave Guide yang sudah tersolder di N Female Panel Mount connector ke lubang titik Wave Guide di kaleng
12. Baut N Female Panel Mount connector ke kaleng dan tutup dengan rubber silicon sebagai pelindung dari kebocoran air
13. Bor dasar kaleng untuk memasang klem mounting ke tower atau dudukan antena. Solusi lain menggunakan besi plat untuk stang kaleng (lihat foto)
14. Memotong kabel RG-8 9913/CNT/LMR-400 (50 Ohm) untuk jumper dengan panjang kelipatan 11,5 cm (lihat rumus perhitungan cable balancing)
15. Pasangkan N Male atau N Female connector (sesuai kebutuhan) ke jumper
16. Lindungi sambungan connector dengan rubber silicon dan selang bakar
17. Test antena dengan teknik War Driving dengan software Site Survey seperti Netstumbler: http://www.netstumbler.com/downloads
18. Sebelum melakukan instalasi gunakan perhitungan berikut untuk menentukan kondisi Link Budget Calculator: http://www.satsig.net/link-budget.htm
19. Software untuk kalkulasi site survey: http://www.cplus.org/rmw/english1.html
20. Bandingkan gain antena Wave Guide dengan antena eksisting link yang ada
21. Pasang antena di tower/pipa dan lakukan pointing sampai maksimal dan siap digunakan. Perhatikan aspek cuaca untuk keselamatan antena dan radio.
Antena lain:
Omnidirectional: http://wireless.gumph.org/articles/homemadeomni.html
Modifikasi: http://www.lincomatic.com/wireless/homebrewant.html
Colinear Antenna: http://www.lincomatic.com/wireless/collinear.html
Tin Can Yagi: http://www.netscum.com/~clapp/wireless.html
Tin Can Yagi (Overview): http://www.oreillynet.com/cs/weblog/view/wlg/448
15 dbi Yagi Antenna: http://www.andrewhakman.dhs.org/yagi
Lightning Protector: http://www.geocities.com/n2uhc/lightningarrestors.html
Modifikasi Long Range: http://pmc.gs/riset/wl
Wireless Project: http://nocat.net

Komunitas:
IndoWLI: http://www.indowli.or.id
Seattle Wireless: http://www.seattlewireless.net
Mailing list: indowli-subscribe@yahoogroups.com

Frekuensi dan Channel 2.4 Ghz:

Channel 01 Frekuensi 2.412 MHz
Channel 02 Frekuensi 2.417 MHz
Channel 03 Frekuensi 2.422 MHz
--- Non overlap 22 Mhz space ---
Channel 04 Frekuensi 2.427 MHz
Channel 05 Frekuensi 2.432 MHz
Channel 06 Frekuensi 2.437 MHz
Channel 07 Frekuensi 2.442 MHz
Channel 08 Frekuensi 2.447 MHz
--- Non overlap 22 Mhz space ---
Channel 09 Frekuensi 2.452 MHz
Channel 10 Frekuensi 2.457 MHz
Channel 11 Frekuensi 2.462 MHz